- Hujan deras dan angin kencang tiba-tiba melanda Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
- Peristiwa ini menyebabkan atap Stadion Pakansari, Laga Tangkas, dan Venue Tenis mengalami kerusakan signifikan.
- BPBD Bogor menangani darurat, namun dipastikan tidak ada laporan korban jiwa akibat kerusakan fasilitas tersebut.
Stadion Laga Tangkas: Bagian kanopi dan atap mengalami kerusakan parah hingga materialnya beterbangan.
Venue Tenis: Mengalami kerusakan pada bagian atap dan plafon yang jebol.
4. Videotron dan Papan Penunjuk Jalan Roboh, Pohon Tumbang
Dahsyatnya kekuatan angin juga merobohkan fasilitas umum di sekitar area luar stadion.
Sebuah videotron besar dan papan penunjuk arah di pintu 9-10 stadion dilaporkan ambruk ke tanah.
Sejumlah pohon di area stadion dan ruas jalan utama di sekitar Pakansari tumbang akibat terjangan angin. Hal ini sempat mengganggu akses lalu lintas dan membuat beberapa pengendara memilih berhenti karena khawatir tertimpa material bangunan atau pohon yang jatuh.
5. Kepanikan Warga di Lokasi Kejadian
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana mencekam saat warga dan atlet yang sedang beraktivitas berlarian mencari perlindungan.
Di dalam GOR Laga Tangkas, warga terlihat histeris dan berdoa saat melihat material besi dan atap mulai beterbangan.
Baca Juga: BMKG Terbitkan Peringatan Dini Jabodetabek: Hujan Lebat dan Angin Kencang Senin Pagi
Petugas keamanan sempat berteriak meminta semua orang segera masuk ke dalam bangunan yang lebih kokoh.
6. Tidak Ada Korban Jiwa
Meski kerusakan materiil tergolong besar, Kadispora Kabupaten Bogor mengonfirmasi bahwa sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Alhamdulillah kita tidak ada korban jiwa," kata Asnan.
Pihak BPBD, TNI, dan Polri segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon tumbang serta pembersihan material bangunan yang berserakan di jalan.
BPBD Kabupaten Bogor meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat hujan deras disertai angin kencang terjadi.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
-
Angin Kencang Tumbangkan Pohon di TB Simatupang, Satu Mobil Ringsek Tertimpa
-
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jabodetabek Hari Ini, Siap-Siap Hujan Lebat dan Angin Kencang!
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem Selat Bali, KSOP Siapkan Rencana Buka - Tutup Pelabuhan
-
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Jabodetabek: Hujan Lebat dan Angin Kencang Senin Pagi
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan
-
AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?
-
Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit
-
Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air
-
Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN
-
Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik
-
Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang
-
Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh
-
Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga