- GoTo dan MRT Jakarta luncurkan Blok M Hub Gojek sebagai model TOD digital terintegrasi.
- Fokus pada kemudahan akses transportasi, pemberdayaan UMKM kuliner, dan pembayaran via GoPay.
- Inisiatif ini didukung Pemprov DKI Jakarta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Suara.com - Raksasa teknologi nasional, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), memperkuat posisinya dalam ekosistem transportasi publik melalui kolaborasi strategis dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).
Keduanya resmi meluncurkan Blok M Hub Gojek, sebuah model Kawasan Berorientasi Transit (Transit Oriented Development/TOD) yang mengintegrasikan transportasi publik dengan platform digital.
Revitalisasi kawasan legendaris Blok M ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, yang diwakili oleh Cyril Raoul Hakim selaku Ketua Bidang Komunikasi Sosial Staf Khusus Gubernur, menegaskan bahwa transformasi ini adalah kunci kemajuan kota global.
"Kami mengapresiasi inisiatif Blok M Hub Gojek. Ini bukan sekadar mempermudah konektivitas, tapi juga menjadi motor penggerak digitalisasi UMKM dan ekonomi lokal di kawasan strategis ini," ujar Pramono Senin (9/2/2026).
Direktur Utama/CEO GoTo, Hans Patuwo, menjelaskan bahwa proyek ini adalah langkah nyata perusahaan dalam mendukung agenda Pemprov DKI terkait pengembangan TOD. Tujuannya jelas: menciptakan kenyamanan aktivitas harian masyarakat.
"Harapan kami, kerja sama ini dapat menambah kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas, serta memberikan manfaat nyata bagi mitra driver dan pelaku UMKM," tutur Hans.
Blok M Hub Gojek sendiri bertumpu pada tiga pilar utam dengan penambahan titik jemput khusus serta promo GoRide dan GoCar untuk memudahkan mobilitas dari dan menuju stasiun MRT, kurasi spesial di aplikasi GoFood dan diskon makan di tempat melalui fitur GoDineIn untuk menghidupkan kuliner Blok M serta penggunaan GoPay untuk pembelian tiket MRT dan digitalisasi pedagang melalui GoPay Merchant yang dilengkapi perangkat GoPay Spiker.
Senada dengan GoTo, Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menilai kolaborasi ini akan memperkuat posisi MRT sebagai tulang punggung transportasi perkotaan.
"Dengan menghubungkan stasiun MRT secara langsung dengan ekosistem digital GoTo, kami mendorong peningkatan aksesibilitas agar kawasan Blok M semakin hidup sebagai destinasi yang nyaman bagi masyarakat," jelas Tuhiyat.
Baca Juga: Bos GoTo: Kalau Mitra Enggak Sehat, Bisnis Enggak Tumbuh!
Langkah ini membuktikan bahwa integrasi multi-moda yang terpadu mampu menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih praktis sekaligus menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi lokal di Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
-
Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global
-
Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto
-
Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026
-
Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
-
Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?