- Wacana Pilkada melalui DPRD picu perdebatan mengenai biaya politik dan kualitas demokrasi.
- Pengamat soroti mahalnya biaya Pilkada langsung serta risiko korupsi dan polarisasi.
- Efisiensi anggaran dan penguatan sistem perwakilan jadi dasar wacana Pilkada tidak langsung.
Ia menjelaskan bahwa sistem perwakilan tetap sah secara demokratis karena anggota DPRD dipilih langsung oleh rakyat melalui Pemilu Legislatif. Rakyat telah memberikan mandatnya kepada parlemen daerah untuk mengambil keputusan strategis, termasuk menentukan kepala daerah.
Dedi juga menilai Pilkada langsung menjadi akar praktik korupsi akibat tingginya modal kampanye yang harus dikembalikan. Hal ini sering memicu kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Selain masalah biaya, Dedi menyoroti dampak sosial berupa polarisasi dan konflik horizontal di masyarakat.
“Pilkada langsung menimbulkan polarisasi tajam dan merusak hubungan sosial warga. Dalam sistem perwakilan, konflik politik kembali ke ruang elite, tidak ditarik ke tingkat akar rumput,” jelas Dedi.
Menurutnya, mekanisme perwakilan lebih mampu meredam ketegangan sosial dan menghindari kampanye negatif berbasis sentimen primordial yang sering menyertai kontestasi terbuka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
Terkini
-
Prabowo Tegaskan Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Kriminalisasi dan Balas Dendam Politik
-
Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar
-
Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya
-
Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno
-
Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan
-
Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara
-
Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi
-
LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum
-
Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak
-
Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara