- Masjid Al Mubarak Jagakarsa siapkan kegiatan spiritual dan sosial sambut Ramadan.
- Jemaah Ahmadiyah gelar pengajian hingga bakti sosial inklusif selama bulan Ramadan.
- Masjid Al Mubarak tingkatkan target bantuan sosial menjadi lima ratus paket bantuan.
Suara.com - Suasana syahdu menyelimuti kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, saat kumandang azan memanggil jemaah menuju Masjid Al Mubarak untuk menyambut bulan suci Ramadan.
Pengurus masjid yang dikelola jemaah Ahmadiyah tersebut telah merancang berbagai kegiatan spiritual dan sosial guna mengisi hari-hari penuh berkah bagi masyarakat sekitar.
"Ada kegiatan salat berjemaah dan pengajian di masjid yang melibatkan seluruh jemaah, mulai dari laki-laki, perempuan, hingga anak-anak dan orang tua," ujar Mubaligh Masjid Al Mubarak, Anom Tulus Manembah, kepada Suara.com, Minggu (15/2/2026).
Selain pengajian rutin, masjid ini juga menghidupkan suasana malam dengan ibadah sunah kolektif pada waktu tertentu.
"Kami juga mengadakan salat tahajud berjemaah, biasanya pada malam Minggu atau Sabtu dini hari," imbuh Anom.
Memasuki bulan Ramadan, intensitas kegiatan akan semakin meningkat dengan fokus pada pembinaan generasi muda serta pemenuhan kebutuhan ibadah puasa.
"Fokus utama kami adalah ibadah puasa. Nantinya akan ada agenda sahur bersama di masjid, pengajian, hingga buka puasa bersama," tuturnya menjelaskan rencana kegiatan sebulan ke depan.
Masjid Al Mubarak juga beradaptasi dengan teknologi melalui penyelenggaraan program edukasi agama secara virtual selepas fajar.
"Kami mengadakan Ta'limul Quran daring via Zoom setelah salat Subuh, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar Ramadan," jelas Anom.
Baca Juga: Deretan Saham Konsumsi dan Ritel yang Berpotensi Cuan saat Ramadan 2026
Semangat berbagi turut menjadi pilar utama masjid ini, yang diwujudkan melalui aksi pembagian takjil setiap hari.
"Kami rutin membagikan takjil di jalan menjelang waktu berbuka hampir setiap hari, ditambah dengan kegiatan bakti sosial," kata Anom.
Program bakti sosial yang telah menjadi tradisi tahunan tersebut rencananya akan ditingkatkan skalanya agar menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
"Tahun lalu kami membagikan 350 paket bantuan sosial dan pakaian layak pakai. Tahun ini targetnya meningkat menjadi 500 paket. Semoga bisa tercapai," harapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan ini bersifat inklusif dan dirancang sebagai ruang silaturahmi bagi siapa saja.
"Kegiatan ini terbuka untuk umum, tidak terbatas hanya bagi jemaah di sini saja," tegas Anom meyakinkan keterbukaan masjid bagi khalayak luas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi
-
Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?
-
Pramono Anung Pasang Mata di Seluruh Jakarta, Tawuran dan Kriminalitas Diburu CCTV
-
Batal Diperiksa Hari Ini untuk Kasus Haji, Muhadjir Effendy Minta KPK Tunda Jadwal Pemeriksaan
-
DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat
-
Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih
-
Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos
-
Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'
-
Senin Pagi di Jakarta Timur: Macet Parah Usai Libur Panjang, Kendaraan Cuma Melaju 10 Km/Jam
-
Sadis! Cuma Nunggak Rp3,3 Juta, Pemuda di Cakung Disekap dan Disiksa di Showroom Motor