- Ditlantas Polda Metro Jaya memprediksi perubahan jam sibuk lalu lintas Jakarta akibat Ramadan dan kebijakan WFA.
- Kepadatan lalu lintas pagi bergeser lebih siang, diperkirakan terjadi antara pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.
- Lonjakan arus sore hari diprediksi terjadi lebih awal, mulai pukul 14.00 atau 15.00 WIB karena buka puasa.
Suara.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memprediksi terjadi pergeseran jam sibuk lalu lintas di Jakarta dan sekitarnya selama bulan suci Ramadan.
Kepadatan pagi diperkirakan mundur, sementara lonjakan sore justru datang lebih cepat.
Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados mengatakan, pihaknya masih melakukan analisa terkait perubahan mobilitas masyarakat, terutama dipengaruhi kebijakan work from anywhere (WFA) dan jam masuk kantor yang lebih siang.
“Pergerakan masyarakat di pagi hari kemungkinan antara jam 9 sampai dengan 10,” kata Robby, Rabu (18/2/2026).
Artinya, kepadatan yang biasanya terjadi sejak pukul 06.00–08.00 WIB berpotensi bergeser menjadi sekitar pukul 09.00–10.00 WIB selama Ramadan.
Sebaliknya, arus kendaraan pada sore hari diprediksi meningkat lebih awal. Aktivitas masyarakat yang hendak berbuka puasa bersama keluarga disebut menjadi pemicu utama.
“Di jam 2 maupun jam 3 sore sudah mengalami peningkatan kendaraan yang mengarah ke Bekasi maupun ke daerah selatan,” ujar Robby.
Arah Bekasi dan wilayah selatan Jakarta dinilai menjadi titik rawan kepadatan lebih cepat.
Mengantisipasi hal itu, Polda Metro Jaya, kata Robby, akan menyesuaikan pola pengaturan dan penempatan personel di lapangan mengikuti dinamika pergerakan masyarakat selama Ramadan.
Baca Juga: Analis Ingatkan Pemerintah Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem Selama Mudik Lebaran 2026
Berita Terkait
-
DPR Dukung Larangan Sweeping Rumah Makan Selama Ramadan
-
7 Skincare Wardah agar Wajah Tetap Cerah dan Glowing saat Puasa
-
6 Tips Puasa Bagi Penderita Maag, Ibadah Tetap Lancar
-
Analis Ingatkan Pemerintah Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem Selama Mudik Lebaran 2026
-
12 List Masjid 'Wajib' Buat Para Pencari Takjil Lengkap dengan Tips Ikut War, Simak Panduannya
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT