- Satpol PP Jakarta Utara bersama TNI/Polri menyita 637 botol minuman keras selama operasi awal Ramadhan.
- Operasi ini bertujuan mengendalikan ketertiban umum dan menegakkan Perda Nomor 8 Tahun 2007.
- Miras sitaan telah diamankan di Kantor Wali Kota Utara menunggu keputusan pemusnahan pengadilan.
Suara.com - Tim gabungan Satpol PP Jakarta Utara bersama unsur TNI dan Polri menyita ratusan botol minuman keras dalam operasi serentak yang digelar di enam kecamatan Jakarta Utara pada awal Ramadhan 1447 Hijriah. Dari kegiatan tersebut, petugas mengamankan total 637 botol miras dari berbagai merek.
“Dalam kegiatan tersebut, petugas menyita sebanyak 637 botol miras dari berbagai merek,” kata Kepala Satpol PP Jakarta Utara Budhy Novian di Jakarta, Minggu.
Budhy menjelaskan, operasi tersebut merupakan langkah pengendalian ketertiban umum guna memastikan suasana wilayah Jakarta Utara tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan. Penertiban miras juga menjadi bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.
"Operasi ini merupakan langkah tegas agar masyarakat, khususnya di Jakarta Utara, dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman, nyaman, dan khusyuk," ujar Budhy.
Dalam operasi itu, Satpol PP Jakarta Utara mengerahkan sebanyak 165 personel gabungan. Jumlah personel yang diterjunkan di masing-masing kecamatan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan wilayah.
Budhy berharap sinergi antara aparat dan masyarakat dapat terus diperkuat demi menjaga ketertiban, tidak hanya selama Ramadhan, tetapi juga setelahnya. Ia juga mengimbau warga untuk aktif melaporkan apabila menemukan aktivitas yang melanggar aturan di lingkungan sekitar.
“Partisipasi warga sangat penting dalam mewujudkan Jakarta Utara yang aman dan tertib," tutur Budhy.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Satpol PP Jakarta Utara Aries Cahyadi menegaskan bahwa seluruh 637 botol miras tersebut disita dari sejumlah warung yang tersebar di wilayah Jakarta Utara.
"Penertiban dilakukan secara persuasif dan humanis sehingga berjalan lancar serta aman," ungkap Aries.
Baca Juga: KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ia menambahkan, seluruh barang bukti miras yang disita telah dikumpulkan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara untuk dilakukan pendataan dan penyusunan berita acara pemeriksaan sesuai prosedur.
“Selanjutnya, barang bukti tersebut diamankan sambil menunggu keputusan pengadilan untuk dimusnahkan,” kata Aries.
Selain razia miras, Satpol PP Jakarta Utara juga melaksanakan operasi penyakit masyarakat (pekat) yang mencakup pencegahan tawuran, penertiban premanisme, pemberantasan narkoba, serta pengawasan tempat hiburan malam.
"Melalui pengawasan dan penertiban selama bulan Ramadhan ini, kita harapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif," pungkas Aries.
Berita Terkait
-
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
-
Nonton Video Mukbang saat Puasa, Bisa Mengurangi Pahala? Ini Kata Ustaz
-
Arka dan Godaan Puasa Pertamanya
-
5 Rekomendasi Takjil Buka Puasa Selain Gorengan, Perut Tak Gampang Begah
-
Cerita Zainab Pemain Keturunan Jalani Puasa di Inggris: Melawan Semua Godaan Hawa Nafsu
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek