- Kecelakaan dua bus Transjakarta terjadi di layang Koridor 13 Jakarta Selatan pada Senin (23/2/2026) pagi.
- Penyebabnya diduga karena pengemudi bus BMP 220263 mengantuk dan menyebabkannya keluar jalur.
- Dampak insiden ini adalah 18 penumpang terluka ringan dan telah dievakuasi untuk perawatan medis.
Suara.com - Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua armada bus Transjakarta terjadi di jalur layang Koridor 13, tepatnya di ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2/2026) pagi.
Peristiwa "adu banteng" ini diduga kuat dipicu oleh pengemudi salah satu bus yang kehilangan konsentrasi akibat serangan rasa kantuk yang mendera saat bertugas.
Berdasarkan temuan sementara di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika bus dengan kode armada BMP 220263 tengah melayani rute dari arah Tegal Mampang menuju JORR.
Pramudi bus yang berinisial Y disinyalir dalam kondisi mengantuk sehingga kendaraannya melintas keluar jalur ke arah yang berlawanan.
Nahas, pada saat yang bersamaan muncul bus MYS 17100 dari arah seberang sehingga tabrakan frontal pada bagian depan kedua armada tidak terelakkan lagi.
Benturan keras tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada bagian muka bus operator BMP 263 dan MYS 17100 yang terlibat kecelakaan.
Selain kerugian materiel, tercatat sebanyak 18 penumpang mengalami luka ringan akibat guncangan saat kedua bus tersebut bertubrukan.
Seluruh penumpang yang luka-luka telah dievakuasi ke RS Sari Asih untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak Transjakarta memastikan bahwa seluruh biaya penanganan medis bagi para korban akan ditanggung sepenuhnya oleh manajemen bersama pihak operator.
Baca Juga: Terpopuler: Aturan Buka Puasa di Transjakarta, Mending Honda Brio Satya Baru atau Jazz GK5 Bekas?
"Pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan tertulis.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui manajemen Transjakarta juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden yang mengganggu kenyamanan publik ini.
Meskipun sempat terjadi hambatan di jalur layang, layanan operasional di Koridor 13 dipastikan tetap berjalan dengan penyesuaian prosedur di lapangan.
Transjakarta berkomitmen menangani situasi ini secara transparan dan profesional sekaligus memperkuat prosedur keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Disaksikan Keluarga Korban Arianto, Sidang Etik Bripda Masias Digelar Siang Ini: Bakal Dipecat?
-
Pramono Anung Bakal Tertibkan Lapangan Padel di Tengah Permukiman: Bikin Bayi Nggak Bisa Tidur
-
Murka Brimob di Tual Aniaya Pelajar hingga Tewas, Kapolri: Usut Tuntas, Hukum Setimpal!
-
Heboh Naik Jet Pribadi OSO, Menag Nasaruddin Buka Suara di KPK: Tak Ada Pesawat Tengah Malam
-
Mobil Pribadi Nyangkut di Pembatas Beton, Layanan Transjakarta di Pulomas Bypass Terganggu
-
Kasat Narkoba Diduga Terima 'Uang Setoran' Rp13 Juta Tiap Pekan dari Bandar Narkoba di Toraja Utara
-
Kakak Korban Tewas Diduga Dipukul Brimob di Tual Dipastikan Dapat Perlindungan
-
Bripda DP Diduga Tewas Dianiaya Senior di Asrama Polda Sulsel, Pihak Keluarga Tuntut Keadilan
-
Riwayat Positif Sabu Jadi Sorotan, Plh Kapolres Bima Kota Langsung Diganti!
-
Setahun Pimpin Jakarta, Rano Karno Klaim 97 Persen Program Tuntas, Fokus Banjir dan Macet