- Pemotor berinisial A berusia 52 tahun tertabrak Kereta Api Ekspres Bandara di Kalideres, Senin (23/2/2026).
- Peristiwa terjadi saat korban sedang melintasi area perlintasan rel Jalan Warung Pojok menuju arah utara.
- Akibatnya, korban langsung meninggal dunia di lokasi dan jenazahnya dievakuasi menuju RSUD Kabupaten Tangerang.
Suara.com - Seorang pemotor berinisal A (52) tewas usai tertemper kereta api di perlintasan kereta api Jalan Warung Pojok, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (23/2/2026).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, Joko Siswanto mengatakan, kecelakaan itu melibatkan sebuah sepeda motor, dengan nomor polisi B 3496 CLI dengan Kereta Api Ekspres Bandara–Manggarai dengan nomor lokomotif KA 807A.
Akibat insiden ini, korban tewas di tempat. Jenazah kini telah di evakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.
“Pengendara motor meninggal dunia di TKP dan selanjutnya jenazah di evakuasi ke RSUD Kab. Tangerang,” kata Joko saat dikonfirmasi awak media, Senin.
Joko menuturkan, peristiwa ini bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motornya sedang melintas di Jalan Warung Pojok, dari arah selatan menuju utara.
Saat tiba di dekat perlintasan, korban tertemper Kereta Api Ekspres Bandara–Manggarai yang melaju dari arah barat menuju timur.
“Identitas Masinis yang melaju dari arah Barat menuju kearah Timur belum diketahui,” kata Joko.
“Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka robek dan patah pada bagian badan dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” imbuhnya menandaskan.
Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Dua Bus TransJakarta Bertabrakan di Cipulir
Berita Terkait
-
Diduga Sopir Mengantuk, Dua Bus TransJakarta Bertabrakan di Cipulir
-
Sopir Tertidur Picu Tabrakan Adu Banteng Transjakarta di Cipulir, 24 Orang Luka-Luka
-
Kalideres Makin Semrawut, Rencana Pembangunan Krematorium Picu Protes Warga Hingga Disorot DPRD DKI
-
Mobil Pribadi Nyangkut di Pembatas Beton, Layanan Transjakarta di Pulomas Bypass Terganggu
-
Dua Bus Transjakarta 'Adu Banteng' di Jalur Langit Koridor 13
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!
-
Sekretaris Eks Mendikbudristek Sebut Nadiem Makarim Larang Rekam Semua Rapat Daring
-
Saksi Sebut Nadiem Makarim Transfer ke 5 Stafsus Pakai Uang Pribadi
-
Bikin Publik Kecewa, Dasco Langsung Minta Pemerintah 'Rem' Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India!
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Soal Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Ketua Komisi X: Alarm Sosial dan Ujian Komitmen Kebangsaan
-
Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual
-
Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Wali Kota Ancam PKL Bandel dengan Pidana Ringan!
-
Fenomena WNI Jadi Tentara Bayaran Negara Lain, Pakar HI Ingatkan Pemerintah Soal Ini
-
Waspada Penipuan! Eks Brimob di Pasukan Rusia Ingatkan WNI Soal Link Rekrutmen Bodong