- Polda Metro Jaya meringkus dua pelaku curanmor bersenjata api berinisial ANJ dan ABH di Kabupaten Tangerang, Banten.
- Penangkapan pada Senin pagi itu merupakan pengembangan kasus pencurian di Jakarta Barat pada Sabtu sebelumnya.
- Polisi menyita senjata api rakitan dan amunisi aktif sebagai barang bukti dari komplotan pelaku.
Suara.com - Pelarian komplotan pencuri sepeda motor (curanmor) bersenjata api yang meresahkan warga Jakarta Barat akhirnya terhenti. Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil meringkus dua pelaku utama setelah melakukan pengejaran hingga ke wilayah Banten.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa kedua pelaku berinisial ANJ (18) dan ABH diciduk di Jalan Raya Otonom Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Senin (23/2) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.
"Berbekal laporan polisi dan informasi masyarakat, Tim Opsnal Unit 1 Subdit Ranmor langsung bergerak melakukan penyelidikan," kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Pengejaran dan Perburuan DPO
Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari aksi nekat para pelaku yang sempat terekam kamera pengawas (CCTV). Budi menjelaskan, penangkapan dilakukan secara intensif tepat setelah identitas pelaku teridentifikasi.
"Dua pelaku berinisial ANJ (18) dan ABH ditangkap di Jalan Raya Otonom Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, setelah dilakukan pengejaran," tuturnya.
Meski dua orang sudah diamankan, polisi menegaskan operasi ini belum berakhir. Saat ini, tim masih memburu anggota komplotan lainnya yang identitasnya sudah dikantongi.
"Dalam pengembangan kasusnya juga menetapkan dua orang lainnya sebagai daftar pencarian orang (DPO), yang saat ini masih dalam pengejaran," ujar Budi.
Barang Bukti Mengerikan
Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti yang menunjukkan betapa berbahayanya komplotan ini. Selain alat pencurian standar seperti kunci letter T, polisi juga menemukan senjata api rakitan lengkap dengan amunisi aktif.
Barang bukti yang diamankan meliputi satu unit Honda Beat Street, dua ponsel, tiga mata kunci letter T, satu gagang letter T, satu pucuk senjata api rakitan beserta lima butir peluru, rekaman CCTV, serta pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi.
Budi menegaskan bahwa pengungkapan ini adalah bentuk komitmen kepolisian dalam menyapu bersih kejahatan jalanan yang mengancam keselamatan warga.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku curanmor dan kejahatan yang meresahkan masyarakat. Setiap laporan kami tindak lanjuti secara profesional dan terukur,” tegas Budi.
Kronologi Kejadian
Sebelumnya, aksi komplotan ini sempat viral dan memicu kekhawatiran setelah mereka beraksi di kawasan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Sabtu (21/2) siang. Berdasarkan rekaman CCTV, empat orang pelaku datang menggunakan dua sepeda motor sekitar pukul 14.43 WIB.
Berita Terkait
-
Bank China Construction (MCOR) Bukukan Pertumbuhan Laba dan Aset
-
Arya Iwantoro Kerja Apa di Inggris? Terancam Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
-
Sudah Rela Tidur dengan Kades, Wanita Ini Murka Warungnya Tetap Dibongkar Satpol PP
-
Sidak Proyek Flyover Latumenten, DPRD DKI Soroti Penyempitan Lajur Picu Macet Parah
-
5 Rekomendasi Baju Lebaran Model Cheongsam untuk Tampil Elegan, Mulai Rp200 Ribuan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas