- Sudinsos Jakarta Barat memburu wanita viral yang sering menipu dengan modus makan gratis dan menipu pengemudi ojol.
- Petugas telah melakukan penyisiran di Cengkareng dan Kalideres sejak Rabu 21 Januari 2026, namun belum membuahkan hasil.
- Dinas Sosial mengimbau pengemudi ojol melaporkan jika bertemu wanita tersebut untuk penanganan lebih lanjut.
Suara.com - Aksi meresahkan seorang wanita yang viral karena berulang kali "makan gratis" tanpa bayar, serta menipu pengemudi ojek online (ojol) dan angkot, membuat jajaran Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat gerah. Kini, petugas tengah dikerahkan untuk memburu keberadaan wanita tersebut.
Kepala Sudinsos Jakarta Barat, Fajar Laksono, menyatakan pihaknya telah menerima banyak laporan terkait perilaku wanita yang diduga sebagai Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) ini.
"Untuk laporan terhadap warga tersebut, sudah kami lakukan tindak lanjut pada Rabu 21 Januari 2026, kami lakukan penyisiran berkala," kata Fajar saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Lihai Berpindah Tempat
Satuan Tugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (Satgas P3S) telah menyisir titik-titik rawan di Cengkareng hingga Kalideres. Namun, wanita misterius ini bak hilang ditelan bumi saat petugas tiba di lokasi.
"Tim menanyakan dan mencari informasi kepada pedagang dan tukang ojek, mereka belum pernah melihat dan tidak ada yang mengenali ibu-ibu tersebut," ucap Fajar.
Fajar mengungkapkan, kendala utama di lapangan adalah mobilitas sang wanita yang sangat tinggi dan sering berpindah-pindah lokasi untuk melancarkan aksinya.
"Infonya, warga tersebut memang berpindah-pindah dalam beraksi juga, jadi belum bertemu. Terkait atensi terkini, kami akan lakukan penebalan kembali di titik pantau kami," ujar Fajar.
Ojol Diminta Waspada
Baca Juga: Ojol Ditusuk di Radio Dalam saat Angkut Penumpang Gelap, Motifnya Masih Misterius!
Terbaru, wanita tersebut dikabarkan muncul di kawasan Srengseng, Kembangan. Menanggapi laporan itu, Fajar langsung menerjunkan tim untuk berkoordinasi dengan komunitas ojek online agar ruang gerak pelaku semakin sempit.
"Petugas mengimbau kepada para pengemudi ojek online, apabila mendapatkan penumpang ibu-ibu tersebut, agar segera membawanya ke posko Dinas Sosial terdekat untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," ungkap Fajar.
Berita Terkait
-
Antisipasi Manusia Gerobak Jelang Ramadan, Pemprov DKI Gencar 'Bersih-Bersih' PPKS
-
Pendidikan vs Makan Gratis: Dilema Kebijakan Publik dan Mentalitas Masyarakat
-
MBG ala Jusuf Hamka, Makan Gratis yang Bikin Anak-Anak SD Tambora Senyum Ceria
-
Ojol Ditusuk di Radio Dalam saat Angkut Penumpang Gelap, Motifnya Masih Misterius!
-
Kasus Affan Kurniawan, Tiga Brimob Ini Hanya Kena Sanksi Patsus 20 Hari dan Minta Maaf!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
6 Remaja Disergap Saat Mau Tawuran, Polisi Sita Senjata Tajam!
-
Pemukim Israel Bakar dan Corat-coret Masjid di Tepi Barat Saat Ramadan
-
Pasar Parungkuda Catat Kenaikan Daging Ayam dan Cabai Jelang Puasa
-
Sudinsos Jakbar Buru Wanita Viral Hobi Makan Gratis dan Tak Bayar Ojol: Warga Resah
-
Yaqut Ungkap Alasan Pembagian Kuota Haji 2024: Satu-satunya Pertimbangan Adalah Hibtun Nafsi
-
Beda dari NasDem, Golkar Usul Parliamentary Threshold 5 Persen: Moderat dan Tetap Representatif
-
Pasukan Banser Kawal Ketat Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut di PN Jaksel
-
Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa
-
Microsleep Picu Tabrakan Dua Bus Transjakarta di Koridor 13, Pramono Minta Operator Disanksi
-
Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan