- Pedagang musiman di Cikini raup omzet puluhan juta dari jualan parsel Lebaran.
- Pekerja proyek beralih jadi pedagang parsel, targetkan seribu paket ludes terjual.
- Iwan kelola dua gudang demi penuhi pesanan parsel Lebaran di Cikini.
Suara.com - Keriuhan mulai terasa di kawasan Pasar Kembang, Cikini, Jakarta Pusat. Menjelang hari kemenangan, geliat para pedagang parsel mengubah trotoar menjadi etalase penuh hantaran cantik.
Di antara deretan itu, Iwan sibuk menata barang dagangannya pada Senin (23/2/2026). Siapa sangka, di balik tumpukan parsel yang rapi, Iwan sejatinya adalah seorang pekerja proyek yang terbiasa berjibaku dengan debu.
"Saya di proyek. Ke sini ini kalau lagi nggak ada proyek aja," tutur Iwan jujur mengenai profesi aslinya.
Ia memanfaatkan momentum hari besar keagamaan sebagai ladang rezeki tambahan.
"Saya ini aja, pas Ramadan sampai nanti Lebaran aja," jelasnya.
Bisnis Musiman dengan Omzet Fantastis
Meski hanya pedagang musiman, jangan remehkan skala bisnis yang dijalankan Iwan. Dengan nada penuh syukur, ia mengungkap kapasitas penjualannya yang luar biasa.
"Saya 1000 pieces mah ada," katanya.
Untuk memastikan seribu paket itu siap tepat waktu, Iwan telah membangun sistem logistik yang tertata rapi. Ia bukan bekerja sendirian.
Baca Juga: Gubernur Pramono Anung Ingin 'Boyong' IKJ dari Cikini ke Kota Tua, Begini Reaksi Kampus
"Ya kan udah stok. Saya ada gudang dua, karyawan ada lima. Itu tiap hari selalu siapin stok, emang udah ada tim yang ngebungkusin lah," paparnya, membuka sedikit rahasia dapur produksinya.
Harga yang ditawarkan pun sangat variatif, menjangkau semua kalangan. Mulai dari paket makanan ekonomis seharga Rp 150 ribu, paket sedang seharga Rp 450 ribu, hingga parsel premium berisi barang pecah belah mewah seharga Rp 2,5 juta.
"Ada yang hiasan juga, kayak jam gini, ini Rp1,8 juta," rincinya.
Dengan ribuan paket yang terjual setiap tahunnya, omzet yang ia kantongi pun tak main-main. "Ya puluhan juta (Rupiah) mah ada," ungkap Iwan singkat.
Risiko di Balik Manisnya Keuntungan
Walaupun pesanan sudah mulai berdatangan, Iwan memprediksi puncak keramaian baru akan terjadi menjelang akhir Ramadan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM