- Sudinhub Jakarta Timur perketat verifikasi fisik untuk Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 guna cegah pendaftar ganda.
- Peserta wajib verifikasi tatap muka dengan dokumen asli; pendaftaran daring 22 Februari 2026 belum menjamin kepastian kuota.
- Tujuan mudik dibagi tiga kluster jadwal pendaftaran dan verifikasi berlangsung mulai 22 Februari hingga 5 Maret 2026.
Suara.com - Pemerintah Kota Jakarta Timur melalui Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) memperketat proses verifikasi peserta program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026. Langkah tegas ini diambil untuk mengantisipasi adanya pendaftar ganda dan memastikan kuota jatuh ke tangan yang tepat.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, menegaskan bahwa verifikasi fisik menjadi kunci utama dalam seleksi peserta tahun ini.
"Kami melakukan verifikasi ketat terhadap peserta program Mudik Gratis Pemprov DKI 2026. Langkah ini dilakukan untuk mencegah adanya pendaftaran ganda serta memastikan kuota tepat sasaran bagi warga ber-KTP DKI Jakarta," ujar Harlem saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Wajib Verifikasi Offline: Bukan Sekadar Daftar Online
Meskipun pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman mudikgratis.jakarta.go.id sejak 22 Februari 2026, Harlem mengingatkan bahwa status kepesertaan belum aman sebelum melewati tahapan verifikasi langsung.
Petugas akan melakukan validasi ketat dengan mencocokkan data digital dengan dokumen fisik asli yang dibawa calon pemudik.
"Peserta wajib membawa KTP dan KK asli untuk dicocokkan dengan data saat pendaftaran. Jika ditemukan pendaftaran ganda pada program mudik lain, maka pendaftaran akan otomatis dibatalkan dan keputusan tersebut bersifat final," tegas Harlem.
Bagi warga yang ingin mengangkut sepeda motor ke kampung halaman, ada syarat tambahan yang tidak boleh tertinggal.
"Kelengkapan administrasi menjadi syarat mutlak agar tiket keberangkatan dapat diterbitkan," tambahnya, merujuk pada kewajiban membawa STNK asli.
Baca Juga: Link Pendaftaran Mudik Gratis Bulog 2026 Dibuka Hari Ini, Siapkan KTP dan KK Anda Sekarang
Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Berdasarkan Kluster
Untuk menjaga ketertiban, Pemprov DKI membagi tujuan mudik ke dalam tiga kluster besar. Perhatikan jadwal penting berikut agar tidak ketinggalan:
Kluster 1: Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap
- Pendaftaran: 22–24 Februari 2026
- Verifikasi: 25–27 Februari 2026
- Kluster 2: Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan
Pendaftaran: 25–27 Februari 2026
- Verifikasi: 28 Februari – 2 Maret 2026
- Kluster 3: Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo
Pendaftaran: 28 Februari – 2 Maret 2026
- Verifikasi: 3–5 Maret 2026
- Catatan Penting: Peserta yang tidak hadir pada jadwal verifikasi yang telah ditentukan akan dianggap mengundurkan diri secara otomatis. Kuota yang kosong akan langsung dialihkan kepada pendaftar lain yang mengantre.
Layanan Informasi (Call Center)
Guna membantu warga yang mengalami kendala atau membutuhkan penjelasan teknis, Sudinhub Jakarta Timur menyediakan layanan pusat panggilan (call center).
"Warga dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk menanyakan teknis pendaftaran, jadwal verifikasi, hingga mekanisme keberangkatan melalui nomor 0895-4032-66691," terang Harlem.
Harlem berharap seluruh rangkaian program ini dapat berjalan dengan tertib demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
"Saya berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian program dengan tertib, sehingga perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman serta seluruh pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Mudik Gratis PLN 2026 Dibuka: Cek Syarat, Jadwal, Rute, dan Lokasi Keberangkatan
-
Mudik Gratis Kemenhub 2026 Segera Dibuka, Catat Tanggal dan Link-nya!
-
Mudik Gratis Bank Mandiri 2026 Kapan Dibuka? Ini Jadwal, Rute, dan Cara Daftarnya
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bulog 2026 Dibuka Hari Ini, Siapkan KTP dan KK Anda Sekarang
-
Cara Daftar Mudik Gratis PLN 2026, Ada 12.500 Kuota Buat Pulang Kampung
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
"Oleh-oleh" Prabowo Usai Keliling Dunia: Bawa Pulang Tarif 0% dari Trump hingga Teknologi Chip AI
-
1.000 Buruh Jabodetabek Geruduk DPR, Tuntut 5 Hal Ini!
-
150 Personel Dikerahkan! Ini Lokasi 10 Titik Rawan Gangguan Selama Ramadhan di Jakarta Selatan
-
Solusi Polemik Lapangan Padel di Jakarta: Relokasi ke Mal dan Kawasan Perkantoran
-
Wamensos Minta Gugus Tugas Mitigasi Transisi Sekolah Rakyat Permanen
-
Zainal Arifin Mochtar Ingin Belajar HAM, Natalius Pigai Siap "Ajari" Secara Live di TV
-
Pelarian Berakhir! Bandar Sabu Penyuplai Eks Kapolres Bima Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia
-
Mahasiswa UI Bakal Demo Mabes Polri, Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat hingga Copot Kapolri
-
Dimulai dari Pulomas, Lapangan Padel Bodong di Jakarta Mulai Disegel
-
Pengamat: Sudah Seharusnya Pemprov DKI Tak Beri Izin Lapangan Padel di Pemukiman Sempit