News / Nasional
Rabu, 04 Maret 2026 | 14:38 WIB
Personel Komando Operasi (Koops) TNI Papua dengan temuan barang bukti usai menggagalkan penyerangan kelompok bersenjata di kawasan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (2/3/2026). (ANTARA/HO-Koops TNI Papua)
Baca 10 detik
  • Patroli Koops TNI Papua menggagalkan serangan kelompok bersenjata di Tembagapura pada Senin (2/3), menewaskan satu pelaku.
  • Aksi tegas ini terjadi saat personel TNI menjalankan tugas kemanusiaan, mengakibatkan seorang ibu terluka.
  • Enam terduga pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti senjata api dan panah di lokasi kejadian.

Suara.com - Tim patroli Komando Operasi (Koops) TNI Papua berhasil menggagalkan serangan kelompok bersenjata atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di kawasan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Senin (2/3). Dalam kontak tembak tersebut, satu orang pelaku dilaporkan tewas dan enam lainnya berhasil diringkus.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Wirya Arthadiguna, mengungkapkan bahwa tindakan tegas tersebut diambil setelah personel TNI diserang saat tengah menjalankan tugas kemanusiaan.

“Kelompok bersenjata menembaki personel yang sedang melaksanakan pengamanan dan evakuasi. Tim patroli membalas tembakan secara terukur, sehingga satu pelaku tewas dan enam lainnya berhasil diamankan,” ujar Wirya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Kronologi Kejadian

Insiden bermula ketika kelompok bersenjata melepaskan tembakan membabi buta di sekitar permukiman warga.

Merespons laporan masyarakat, aparat segera bergerak ke lokasi untuk meredam situasi. Sayangnya, serangan kelompok tersebut sempat melukai seorang ibu rumah tangga di bagian tangan dan kaki. Korban langsung dievakuasi oleh tim patroli ke fasilitas kesehatan terdekat.

Selain mengamankan enam terduga pelaku, TNI juga menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya:

  • 1 pucuk pistol FN
  • 3 butir amunisi kaliber 9 mm
  • 1 pucuk senapan angin
  • Panah dan busur
  • 1 unit power bank serta barang bukti lainnya yang sedang didata.

Koops TNI Papua menegaskan bahwa pengamanan di wilayah Papua Tengah akan terus diperketat. Langkah cepat ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI dalam melindungi warga sipil dari ancaman teror kelompok bersenjata serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut. (Antara)

Baca Juga: Satgas Damai Cartenz Tangkap 45 Anggota OPM Sepanjang 2025, 15 Tewas Saat Melawan!

Load More