- Patroli Koops TNI Papua menggagalkan serangan kelompok bersenjata di Tembagapura pada Senin (2/3), menewaskan satu pelaku.
- Aksi tegas ini terjadi saat personel TNI menjalankan tugas kemanusiaan, mengakibatkan seorang ibu terluka.
- Enam terduga pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti senjata api dan panah di lokasi kejadian.
Suara.com - Tim patroli Komando Operasi (Koops) TNI Papua berhasil menggagalkan serangan kelompok bersenjata atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di kawasan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Senin (2/3). Dalam kontak tembak tersebut, satu orang pelaku dilaporkan tewas dan enam lainnya berhasil diringkus.
Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Wirya Arthadiguna, mengungkapkan bahwa tindakan tegas tersebut diambil setelah personel TNI diserang saat tengah menjalankan tugas kemanusiaan.
“Kelompok bersenjata menembaki personel yang sedang melaksanakan pengamanan dan evakuasi. Tim patroli membalas tembakan secara terukur, sehingga satu pelaku tewas dan enam lainnya berhasil diamankan,” ujar Wirya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Kronologi Kejadian
Insiden bermula ketika kelompok bersenjata melepaskan tembakan membabi buta di sekitar permukiman warga.
Merespons laporan masyarakat, aparat segera bergerak ke lokasi untuk meredam situasi. Sayangnya, serangan kelompok tersebut sempat melukai seorang ibu rumah tangga di bagian tangan dan kaki. Korban langsung dievakuasi oleh tim patroli ke fasilitas kesehatan terdekat.
Selain mengamankan enam terduga pelaku, TNI juga menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya:
- 1 pucuk pistol FN
- 3 butir amunisi kaliber 9 mm
- 1 pucuk senapan angin
- Panah dan busur
- 1 unit power bank serta barang bukti lainnya yang sedang didata.
Koops TNI Papua menegaskan bahwa pengamanan di wilayah Papua Tengah akan terus diperketat. Langkah cepat ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI dalam melindungi warga sipil dari ancaman teror kelompok bersenjata serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut. (Antara)
Baca Juga: Satgas Damai Cartenz Tangkap 45 Anggota OPM Sepanjang 2025, 15 Tewas Saat Melawan!
Berita Terkait
-
4 Anggota KKB Elkius Kobak Diringkus di Yahukimo, Dua Teridentifikasi Pembakar SMAN 2 Dekai
-
Rencana Wapres Gibran ke Yahukimo Terhenti, Laporan Intelijen Ungkap Risiko Fatal
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI
-
Satgas Damai Cartenz Tangkap 45 Anggota OPM Sepanjang 2025, 15 Tewas Saat Melawan!
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Iwakum: Putusan Bebas Tian Bahtiar Perkuat Perlindungan Pers
-
Australia Jadi Sorotan Dunia Berkat Munculnya Gerhana Bulan Darah
-
Polda Riau Ungkap Jaringan Pemburu Gajah Sumatra, DPR: Jangan Beri Ruang Pelaku Kejahatan Lingkungan
-
Pakar UGM: Perang AS-Israel Vs Iran Pertegas Momentum Indonesia Keluar dari Board of Peace
-
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus
-
Siapa Ermanto Usman? Mantan Pegawai JICT yang Tewas Mengenaskan di Bekasi
-
Pemuda 22 Tahun Dibekuk Bawa Sabu 102 Gram, Begini Modus Penyamarannya
-
Strategi Perang AS-Israel Lawan Iran Dinilai Sembrono dan Tanpa Roadmap Jelas
-
Gubernur Ahmad Luthfi Bantah Bareng Bupati Pekalongan Saat OTT KPK: Enggak, Info dari Mana?
-
Pemprov DKI Wanti-Wanti Perusahaan Soal Pencairan THR, Sanksi Berat Menanti Bagi yang Tidak Taat