- Perampokan sadis menimpa keluarga purnawirawan JICT di Bekasi pada Senin (2/3) dini hari, mengakibatkan satu korban meninggal.
- Polda Metro Jaya mengerahkan Subdit Resmob dan Jatanras untuk penyelidikan intensif kasus yang terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri.
- Kronologi terungkap dari kecurigaan anak korban saat mendapati orang tuanya tidak bangun untuk sahur dan ditemukan tergeletak.
Kejanggalan mulai dirasakan ketika sang ibu yang biasanya membangunkan anggota keluarga untuk sahur, tidak kunjung terlihat.
Sang anak menunggu hingga alarm ponselnya berbunyi, namun suasana rumah tetap senyap.
Andi menambahkan anak korban yang biasa dibangunkan oleh ibunya untuk persiapan masak dan sebagainya untuk sahur tiba-tiba tidak dibangunkan hingga alarm berbunyi pukul 04.00 WIB.
"Kemudian anak korban akhirnya turun untuk sahur, tapi dia kaget karena rumahnya masih gelap dan tidak ada jawaban saat dirinya memanggil orang tuanya," katanya.
Kecemasan sang anak memuncak ketika ia mendapati pintu kamar orang tuanya tidak bisa dibuka. Upaya paksa untuk masuk sempat terhambat karena kondisi pintu yang diduga telah disabotase atau dirusak oleh pelaku dari dalam.
Dalam kondisi panik, sang anak kemudian meminta bantuan anggota keluarga lainnya yang tinggal tidak jauh dari lokasi untuk mengecek kondisi di dalam kamar melalui akses lain.
"Saat itulah kedua korban ditemukan dalam kondisi tergeletak, ayahnya berinisial EU (65) ditemukan tewas dan istrinya P (60) kondisinya kritis," kata Andi.
Proses evakuasi dilakukan dengan cara membuka paksa jendela kamar setelah pintu utama kamar tidak bisa ditembus.
Di dalam ruangan tersebut, saksi melihat pemandangan memilukan di mana EU yang merupakan pensiunan JICT sudah tidak bernyawa, sementara istrinya, P, masih menunjukkan tanda-taman kehidupan meski dalam keadaan luka parah.
Baca Juga: Siapa Ermanto Usman? Mantan Pegawai JICT yang Tewas Mengenaskan di Bekasi
Pihak kepolisian kini tengah menyisir rekaman CCTV di sekitar perumahan dan jalur pelarian yang mungkin dilalui oleh para pelaku.
Keterlibatan Subdit Jatanras dan Resmob Polda Metro Jaya diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi pelaku yang diduga telah memetakan situasi rumah korban sebelum melancarkan aksinya.
Hingga saat ini, istri korban berinisial P masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit untuk memulihkan kondisinya.
Keterangan dari P nantinya akan menjadi kunci penting bagi penyidik untuk mengetahui secara pasti apa yang terjadi di dalam kamar tersebut sebelum EU ditemukan tewas.
Polisi juga tengah mendata barang berharga milik korban yang hilang untuk memastikan motif murni perampokan atau ada motif lain di balik serangan tersebut.
Berita Terkait
-
Siapa Ermanto Usman? Mantan Pegawai JICT yang Tewas Mengenaskan di Bekasi
-
Harga Daging dan Cabai Mulai 'Ugal-ugalan', Polda Metro Jaya Tegur Pedagang di Pasar Kopro
-
Babak Baru Kasus Hasbi Hasan, KPK Laporkan Linda Susanti ke Polda Metro Jaya
-
Polda Metro Jaya Kerahkan 1.255 Personel Amankan Persija vs Borneo FC di JIS
-
Modus Baru! Rp300 Ribu Jadi Umpan, Pencuri di Kramat Jati Ngaku Kasat Narkoba Gondol Motor Ojek
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih
-
Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?
-
PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak
-
Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United
-
Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran
-
Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia
-
It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship
-
LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia
-
BRI Taipei Tingkatkan Edukasi Keuangan dan Layanan Bagi Diaspora Indonesia
-
Ini Cara Rahasia Membuat Ombre Lips Natural Awet 20 Jam ala MUA, Anti Ribet Re-apply!