- CENTCOM menyatakan lebih dari 50.000 tentara gabungan AS-Israel terlibat dalam operasi militer skala besar sejak Sabtu (28/2/2026).
- Operasi "Epic Fury" telah menyerang hampir 2.000 target di Iran, menghancurkan kekuatan maritim mereka, termasuk 17 kapal perang.
- Serangan ini menyebabkan kematian Ayatollah Ali Khamenei dan total 787 korban jiwa di Iran akibat eskalasi konflik tersebut.
Mengenai hal itu, Cooper memberikan pernyataan tegas terkait kondisi terkini armada laut lawan.
"Kita juga menenggelamkan Angkatan Laut Iran, seluruh angkatan laut. Sejauh ini, kita telah menghancurkan 17 kapal Iran," ujarnya.
Meskipun Iran terus melancarkan aksi pembalasan, pihak CENTCOM menilai bahwa kekuatan ofensif Teheran mulai mengalami degradasi.
Cooper menyebut kemampuan Iran untuk menyerang pasukan AS dan sekutu-sekutunya telah menurun seiring berlanjutnya operasi militer tersebut.
Penurunan kemampuan ini diklaim sebagai dampak langsung dari hancurnya pusat-pusat komando dan kendali militer Iran akibat serangan udara yang presisi.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat tajam sejak AS dan Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran sejak Sabtu (28/2).
Dalam beberapa hari terakhir, pasukan kedua negara tersebut secara sistematis menyerang target-target di berbagai wilayah Iran, termasuk menargetkan instalasi rudal, pangkalan angkatan laut, serta lokasi komando dan kendali militer negara tersebut guna melumpuhkan koordinasi pertahanan Iran.
Dampak dari rentetan serangan AS-Israel ini dilaporkan sangat fatal bagi struktur kepemimpinan di Teheran. Serangan tersebut menewaskan sejumlah tokoh penting dan pejabat tinggi Teheran, termasuk pemimpin tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei.
Laporan terbaru yang dirilis oleh Bulan Sabit Merah Iran menyebutkan bahwa sejauh ini, sedikitnya 787 orang tewas akibat gelombang serangan AS-Israel yang menghantam berbagai titik pemukiman dan instalasi militer.
Baca Juga: Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran
Sebagai bentuk perlawanan, Iran terus membalas dengan serangan rudal dan drone yang diarahkan langsung terhadap target-target di wilayah Israel serta pangkalan-pangkalan militer AS yang tersebar di negara-negara Teluk.
Aksi saling balas ini memicu kekhawatiran global akan pecahnya perang terbuka yang lebih luas di kawasan penghasil minyak tersebut.
Terdapat perbedaan data yang cukup signifikan mengenai jumlah korban di pihak militer Amerika Serikat. Teheran mengklaim bahwa setidaknya 560 tentara AS tewas dan luka-luka akibat rentetan serangan pembalasan mereka yang mengenai pangkalan-pangkalan strategis.
Namun, pihak Washington memberikan keterangan yang berbeda. AS sejauh ini mengonfirmasi sedikitnya enam tentaranya tewas dan beberapa personel lainnya luka-luka akibat serangan pembalasan Iran.
Berita Terkait
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran
-
Kenapa Komentar Reza Rahadian Ini Dianggap Pro Israel?
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
40 Hari yang Menentukan: Mengapa Masa Berkabung Iran Lebih dari Sekadar Ritual Duka?
-
Turkiye Tangkis Rudal Iran, Kirim Peringatan ke Teheran
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran
-
Aturan Baru Lapangan Padel di Jakarta: Jarak ke Pemukiman Minimal 160 Meter, Lebar Jalan 15 Meter