- Iran meluncurkan rudal balistik yang terdeteksi melintasi Irak dan Suriah menuju wilayah Turkiye pada Rabu (4/3/2026).
- Rudal balistik Iran tersebut berhasil dicegat tepat waktu oleh sistem pertahanan udara dan rudal NATO yang beroperasi di Mediterania Timur.
- Turkiye juga menjadi tuan rumah bagi salah satu pangkalan militer terbesar Amerika Serikat, yakni Pangkalan Angkatan Udara Incirlik.
Suara.com - Kementerian Pertahanan Turkiye mengatakan bahwa Iran telah menembak sebuah rudal balistik ke wilayahnya. Rudal tersebut berhasil ditangkis sistem pertahanan NATO.
Kementerian Pertahanan Turkiye juga mengirimkan peringatan ke Teheran, yang isinya menekankan bahwa pihaknya memiliki hak untuk membalas setiap ancaman.
"Sebuah amunisi balistik diluncurkan dari Teheran yang terdeteksi melintasi wilayah udara Irak dan Suriah lalu masuk ke wilayah udara Turkiye," terang Kementerian Pertahanan Turkiye pada Rabu (4/3/2026).
Rudal itu bisa "diantisipasi tepat waktu oleh aset sistem pertahanan udara dan rudal NATO yang ditempatkan di Mediterania Timur," lanjut pernyataan kementerian tersebut.
Puing-puing rudal balistik Iran tersebut kemudian jatuh di distrik Dortyol, wilayah Turkiye di dekat Laut Mediterania.
Adapun Turkiye adalah anggota NATO, pakta pertahanan Atlantik Utara yang berisi negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Prancis dan Italia.
Turkiye juga menjadi tuan rumah bagi salah satu pangkalan militer terbesar Amerika Serikat, yakni Pangkalan Angkatan Udara Incirlik. Di pangkalan tersebut, ada ribuan prajurit AS dan bahkan menjadi tempat penyimpanan senjata nuklir.
"Kapasitas kami untuk melindungi keamanan negara dan rakyat kami ada di level tertinggi," tegas Kemenhan Turkiye.
"Kami memperingatkan Anda bahwa kami memiliki hak untuk merespons tindakan permusuhan terhadap negara kami," tutup Kemenhan Turkiye.
Baca Juga: Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
Adapun perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran masih berlangsung dan melibatkan hampir seluruh negara di Timur Tengah. Iran menyerang Kuwait, Irak, Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, Bahrain hingga Qatar setelah Israel dan AS melacarkan pengeboman sejak Sabtu (28/2/2026).
Serangan ke Turkiye menunjukkan bahwa Iran kini ingin membawa konflik tersebut lebih dekat ke Eropa, setelah sebelumnya juga menyerang pangkalan militer Inggris di Siprus.
Berita Terkait
-
Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang
-
Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Dikira Rudal, Suara Meriam Penanda Buka Puasa Bikin Pengunjung Restoran di Dubai Panik
-
Pakar UGM: Perang AS-Israel Vs Iran Pertegas Momentum Indonesia Keluar dari Board of Peace
-
Perang AS & Israel vs Iran Kunci Selat Hormuz, Krisis BBM di Indonesia?
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Diperiksa, Kejagung Gelar Konferensi Pers Sore Ini
-
'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat
-
Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Dadan Dicopot, Mensesneg: Tunggu Saja Hasilnya
-
Ekonomi Dicekik Sanksi AS, Rusia Tegaskan Dukungan Tanpa Henti untuk Kuba
-
Penggeledahan Belum Rampung, Tim Kejagung Masih Periksa Kantor BGN
-
Energi Terbarukan Kian Murah, Mengapa Masih Sulit Berkembang di Indonesia?
-
Prabowo Sering ke Luar Negeri, Dasco Pasang Badan: Strategi Presiden Dinamis, Tak Bisa Dibatasi
-
Danantara Disorot! Minim Transparansi Jadi Celah Korupsi dan Gerus Kepercayaan Investor
-
Dasco Tegaskan Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif DPR, Komisi II Segera Gelar Pembahasan
-
Pertahanan Udara Bahrain Rontokkan 3 Rudal Iran, Situasi Teluk Persia Memanas