News / Internasional
Minggu, 08 Maret 2026 | 12:15 WIB
Foto sebagai ILUSTRASI: Warga Israel kocar-kacir melarikan diri ke tempat Perlindungan di Tel Aviv usai serangan Iran
Baca 10 detik
  • Pada Sabtu malam (7/3/2026), Iran melancarkan serangan udara besar-besaran ke Israel, memicu eskalasi konfrontasi langsung antara kedua negara.
  • Serangan Iran menggunakan rudal klaster, yang memberikan tantangan signifikan bagi sistem pertahanan udara Israel seperti Iron Dome dan Arrow.
  • Dampak serangan ini meliputi kepanikan massal warga dan gejolak harga minyak dunia, mengancam stabilitas geopolitik kawasan Timur Tengah.

"Sirene berbunyi di seluruh negeri saat warga berlindung di tempat perlindungan bom," lapor media setempat menggambarkan situasi di lapangan.

Jutaan orang terpaksa menghentikan aktivitas mereka dan berdiam diri di dalam ruang kedap suara demi menghindari serpihan rudal yang jatuh dari langit.

Reaksi Militer dan Klaim Intersepsi

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) bergerak cepat untuk menenangkan publik sekaligus memberikan peringatan keras.

Mereka memastikan bahwa seluruh aset pertahanan negara telah dikerahkan secara maksimal untuk meminimalisir dampak kerusakan.

"Sistem pertahanan udara kami sedang bekerja untuk mencegat ancaman tersebut," tegas juru bicara militer dalam sebuah pesan singkat yang disiarkan secara nasional.

Meskipun Israel mengklaim banyak rudal yang berhasil dihancurkan di udara, dampak psikologis dari serangan ini sangat masif.

Video-video yang beredar di media sosial menunjukkan bola-bola api besar yang meluncur jatuh, menciptakan pemandangan yang mengerikan bagi penduduk sipil.

Di beberapa titik di Yerusalem, getaran akibat ledakan dilaporkan terasa hingga ke dalam bangunan-bangunan beton, menambah suasana horor di tengah malam.

Baca Juga: Timur Tengah Memanas, Panglima TNI Perintahkan Prajurit Siaga 1

Pihak Iran sendiri menyatakan bahwa serangan ini merupakan respons atas serangkaian tindakan provokatif yang dilakukan Israel sebelumnya.

Teheran mengklaim telah menggunakan teknologi rudal terbaru yang mampu menembus perisai udara lawan. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan teknologi militer di kawasan tersebut telah memasuki babak baru yang lebih mematikan.

Dampak Geopolitik dan Situasi Terkini

Eskalasi ini tidak hanya berdampak pada keamanan fisik di lapangan, tetapi juga mengguncang stabilitas geopolitik global.

Harga minyak dunia dilaporkan langsung bergejolak sesaat setelah berita mengenai langit Yerusalem yang membara tersebar luas.

Negara-negara besar di dunia kini tengah memantau dengan saksama, khawatir bahwa serangan rudal klaster ini akan memicu perang terbuka yang lebih luas di seluruh kawasan Timur Tengah.

Load More