- Masyarakat AS kampanye satir di media sosial menggunakan tagar #SendBarron menuntut putra Presiden Trump dikirim berperang ke Iran.
- Kampanye ini merupakan protes terhadap retorika militer Trump dan dugaan penghinaan terhadap tentara yang gugur sebelumnya.
- Eskalasi situasi memicu peningkatan pembelotan prajurit AS dan menghidupkan kembali spekulasi mengenai penerapan wajib militer.
Suara.com - Masyarakat Amerika Serikat tengah berkampanye melalui media sosial, agar putra Presiden Donald Trump, yakni Barron Trump dikirim untuk berperang ke Iran.
Dikutip dari Irish Star, Rabu (11/3/2026), jagat media sosial AS tengah diguncang oleh gelombang provokasi yang unik sekaligus menyentil.
Tagar bertajuk #SendBarron mendadak viral, memicu debat panas sekaligus tawa getir di kalangan warganet AS maupun global.
Bukan tanpa alasan, gerakan ini muncul sebagai bentuk protes satire terhadap kebijakan luar negeri dan retorika militer Trump yang sering memicu kontroversi global.
Semuanya bermula ketika seruan agar Barron Trump, putra bungsu Donald Trump yang selama ini jauh dari hiruk-pukuk politik praktis, diminta untuk bergabung dalam "perang" sang ayah melawan Iran.
Gerakan ini bukan sekadar luapan emosi sesaat, melainkan sebuah kampanye terorganisir yang dipelopori oleh tokoh-tokoh kreatif yang terbiasa menggunakan komedi sebagai senjata politik.
Penulis naskah serial animasi populer South Park, Toby Morton, mengambil langkah ekstrem dengan meluncurkan sebuah situs web khusus.
Situs tersebut secara terang-terangan menyerukan agar Barron Trump dikirim ke garda terdepan jika konflik darat dengan Iran benar-benar pecah.
Di dalam situs tersebut, narasi yang dibangun sangat sarkastis, seolah-olah memuji keberanian keluarga Trump.
Baca Juga: Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia
"Amerika kuat karena para pemimpinnya kuat," bunyi pernyataan dalam situs tersebut.
"Presiden Trump membuktikan hal itu setiap hari. Tentu saja, putranya, Barron, lebih dari siap untuk membela negara yang diperintah ayahnya dengan begitu berani."
Tulisan tersebut kemudian ditutup dengan kalimat yang menggelitik: "Pengabdian adalah kehormatan. Kekuatan diwariskan. Tuhan Memberkati Barron."
Mengungkit Luka Lama: 'Losers and Suckers'
Munculnya tren #SendBarron ini tidak terjadi di ruang hampa. Ada konteks sejarah dan luka lama yang kembali dibuka oleh publik.
Netizen dan aktivis politik seolah ingin mengingatkan publik pada laporan kontroversial beberapa tahun silam, di mana Donald Trump diduga menyebut para anggota militer Amerika yang gugur di medan perang sebagai "pecundang dan penjilat" (losers and suckers).
Berita Terkait
-
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia
-
Zionis Kiamat! Warga Israel Kocar Kacir Dihujani Rudal
-
Durasi Perang Iran Tidak Pasti, Donald Trump Plin-plan?
-
Infantino Bawa Pesan Trump untuk Iran: Izin, Kalian Tetap Main kan di Piala Dunia 2026?
-
Donald Trump Kini Persilakan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Terungkap! Proses Rahasia Pemilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Baru Iran
-
Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel
-
TNI Masuk Fase Siaga 1, Masyarakat Khawatir Adanya Potensi Represi
-
Waspada Campak Jelang Lebaran: Mengapa Kasus Bisa Naik Saat Libur dan Seberapa Penting Vaksin MR?
-
BMKG Ingatkan Pemudik: Lebaran 2026 Berpotensi Hujan Lebat di Jawa dan Sulawesi
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Penerima PKH Didorong Jadi Anggota Koperasi Merah Putih untuk Tingkatkan Ekonomi
-
Cerita KPK Kejar-kejaran dengan Kadis PUPRPKP Rejang Lebong yang Gendong Tas Isi Ratusan Juta
-
Warga Iran Dihantui Ancaman Serius, WHO Peringatkan Bahaya Fenomena Hujan Hitam
-
OTT Rejang Lebong, KPK Amankan Bukti Uang Rp756,8 Juta di Mobil Kadis hingga Kolong TV