- Rumor kematian Netanyahu beredar luas akibat klaim serangan rudal atau drone Iran, namun belum ada konfirmasi resmi yang mendukungnya.
- Spekulasi diperkuat oleh peningkatan pengamanan dan penundaan agenda diplomatik, sementara kantor berita Iran turut menyoroti ketidakjelasan ini.
- Bukti resmi menunjukkan Netanyahu tetap aktif, tampil publik di Port of Ashdod untuk mengevaluasi kelangsungan perdagangan maritim Israel pasca serangan.
Suara.com - Rumor mengenai kematian Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tengah jadi sorotan banyak pihak di dunia.
Sejumlah unggahan viral mengklaim Netanyahu tewas akibat serangan rudal atau drone Iran.
Namun klaim tersebut belum terbukti kebenarannya. Hingga kini tidak ada laporan resmi yang menyatakan Netanyahu tewas atau terluka dalam serangan balasan Iran.
Spekulasi tentang nasib Netanyahu semakin ramai setelah media Iran menyoroti beberapa hal yang dianggap mencurigakan.
Salah satunya adalah meningkatnya pengamanan di sekitar kediamannya dan penundaan sejumlah agenda diplomatik.
Kantor berita Tasnim News Agency bahkan mengangkat berbagai teori terkait keberadaan Netanyahu. Hal ini memicu gelombang spekulasi global mengenai kondisi pemimpin Israel tersebut.
Israel Klaim Netanyahu Masih Hidup
Meski rumor terus beredar, bukti menunjukkan Netanyahu tetap aktif menjalankan tugasnya.
Ia terlihat muncul di Tel Aviv beberapa hari setelah serangan, mengunjungi lokasi yang terdampak serangan militer.
Baca Juga: Misteri Hilangnya Benjamin Netanyahu: Rumor Tewas Kena Rudal Iran vs Klarifikasi Resmi Israel
Penampilan publik terbaru Netanyahu seperti dikutip dari The Economic Times terjadi di Port of Ashdod, pelabuhan terbesar Israel.
Dalam kunjungan itu ia didampingi Menteri Transportasi Israel Miri Regev.
“Perdana Menteri melakukan kunjungan profesional dan evaluasi terkait kelangsungan perdagangan maritim Israel di tengah Operation Roaring Lion,” demikian pernyataan resmi dari akun pemerintah Israel.
Rumor lain juga menyebut saudara Netanyahu, Iddo Netanyahu, tewas dalam serangan udara Iran di Tel Aviv.
Bahkan beberapa unggahan menyebut pejabat Israel lain turut menjadi target.
Nama Itamar Ben-Gvir, Menteri Keamanan Nasional Israel, juga disebut-sebut mengalami luka dalam serangan tersebut.
Berita Terkait
-
Misteri Hilangnya Benjamin Netanyahu: Rumor Tewas Kena Rudal Iran vs Klarifikasi Resmi Israel
-
Iran Luncurkan Rudal dengan Hulu Ledak 2 Ton ke Israel dan Pangkalan AS
-
Bayangan Hitam Iran yang Bikin Israel Gemetar: Mengenal Pasukan NOPO Pengawal Mojtaba Khamenei
-
Muak dengan Pernyataan Nir-Empati, Piers Morgan Bentak Tokoh Radikal Israel
-
Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi
-
Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo
-
Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax
-
MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total
-
Harga Pertamax Meroket, Media Asing: Tekanan Makin Berat Buat Rakyat Indonesia
-
Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng
-
Main Mata Audit Smart TV! KPK OTT 5 ASN BPK Pengembangan Kasus Bupati Muara Enim
-
Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Ada Kondisi Mendesak di Pemerintah
-
Sony Sonjaya Ajukan JC, LPSK Masih Tunggu Permohonan Perlindungan
-
5 Kali Maju Pilpres Kejar Kursi RI 1, Prabowo: Saya Lihat dari Tahun 90-an Indonesia Salah Arah!