-
Informasi kematian Benjamin Netanyahu pada 4 Juli 2025 terbukti hoaks dan tidak berdasar.
-
Video klaim serangan rudal Iran tidak sesuai dengan fakta aktivitas diplomatik resmi Netanyahu.
-
Netanyahu terpantau masih beraktivitas menjalankan pertemuan dengan Donald Trump dan berkomunikasi dengan Paus.
Suara.com - Jauh sebelum Benjamin Netanyahu dikabarkan tewas baru-baru ini, jagat media sosial pernah digemparkan oleh persebaran video singkat yang memicu perdebatan panas antar netizen yang menyebutkan Benjamin Netanyahu meninggal dunia atau Benjamin Netanyahu tewas.
Tayangan berdurasi satu menit tersebut menyebar secara masif melalui platform Facebook serta kanal YouTube awal Juli 2025.
Narasi yang dibangun dalam konten visual itu menyebutkan bahwa sosok nomor satu di Israel telah mengembuskan napas terakhir.
Secara spesifik, pengunggah video mengklaim bahwa Benjamin Netanyahu dinyatakan meninggal dunia tepat pada tanggal 4 Juli 2025.
Publik dibuat terkejut karena video itu menampilkan kolase foto sang Perdana Menteri berdampingan dengan simbol bendera negaranya.
Dikutip dari Antaranews, cuplikan tersebut bahkan berani menampilkan momen yang diklaim sebagai prosesi sakral penguburan jenazah pemimpin besar Israel tersebut.
Penyebab kematiannya pun disebutkan secara dramatis yakni akibat gempuran senjata jarak jauh yang diluncurkan oleh pihak militer Iran.
Pesan yang menyertai video itu menuliskan klaim yang cukup detail mengenai skenario kehancuran yang terjadi di jantung pertahanan.
“Detik-detik penguburan Netanyahu Netanyahu Tewas, setelah rudal iran bertubi tubi menyapu bersih gedung2 dan markas para petinggi israil, netanyahu di kabarkan ada di sana menggelar rapat bersama para pejabat tinggi militer nya.”
Baca Juga: Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
Begitulah isi pesan provokatif yang berusaha meyakinkan masyarakat luas mengenai peristiwa besar yang sebenarnya tidak pernah terjadi.
Namun bagi masyarakat yang jeli, kebenaran dari klaim kematian Benjamin Netanyahu pada tanggal 4 Juli 2025 tersebut patut untuk dipertanyakan kembali.
Hasil pemeriksaan mendalam menunjukkan tidak ada satupun pernyataan resmi yang dirilis oleh Kantor Perdana Menteri Israel terkait kabar duka.
Saluran media massa internasional yang memiliki kredibilitas tinggi pun tidak memberitakan kabar kematian yang seharusnya menjadi berita utama dunia.
Sebaliknya, bukti-bukti otentik justru menunjukkan bahwa sang pemimpin masih menjalankan agenda kenegaraan seperti sedia kala di bulan tersebut.
Fakta di lapangan membuktikan bahwa setelah tanggal 18 Juli 2025, aktivitas diplomasi Benjamin Netanyahu masih berjalan dengan sangat intens.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!