News / Internasional
Kamis, 12 Maret 2026 | 11:49 WIB
Benjamin Netanyahu (iG Benjamin Netanyahu)
Baca 10 detik
  • Informasi kematian Benjamin Netanyahu pada 4 Juli 2025 terbukti hoaks dan tidak berdasar.

  • Video klaim serangan rudal Iran tidak sesuai dengan fakta aktivitas diplomatik resmi Netanyahu.

  • Netanyahu terpantau masih beraktivitas menjalankan pertemuan dengan Donald Trump dan berkomunikasi dengan Paus.

Melalui platform media sosial X, otoritas resmi Israel membagikan informasi mengenai interaksi penting yang dilakukan oleh pemimpin mereka.

Tercatat bahwa Netanyahu melakukan komunikasi diplomatik dengan Paus Leo untuk merespons situasi sensitif yang terjadi di wilayah Jalur Gaza.

Langkah komunikasi ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden serangan yang berdampak pada Gereja Katolik Keluarga Kudus.

Selain interaksi dengan pemimpin agama, agenda perjalanan luar negeri juga menjadi bukti kuat bahwa kondisi kesehatan Netanyahu baik-baik saja.

Berdasarkan laporan dari kantor berita Reuters, Netanyahu terlihat menghadiri pertemuan formal di Amerika Serikat pada tanggal 8 Juli 2025.

Pertemuan tersebut dilakukan bersama Presiden Donald Trump di Gedung Putih guna membahas kerja sama strategis antara kedua negara sekutu.

Kehadiran fisik Netanyahu di Washington menjadi bukti mutlak yang mematahkan segala spekulasi mengenai berita kematiannya empat hari sebelumnya.

Dengan adanya rangkaian fakta-fakta perjalanan dinas ini, maka klaim kematian akibat serangan Iran otomatis gugur di mata publik.

Masyarakat dihimbau untuk selalu melakukan verifikasi ulang terhadap konten-konten provokatif yang beredar di media sosial tanpa sumber yang jelas.

Baca Juga: Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran

Oleh sebab itu, dapat dipastikan bahwa narasi mengenai meninggalnya Benjamin Netanyahu pada 4 Juli 2025 adalah informasi yang sepenuhnya keliru.

Load More