- Mojtaba Khamenei mengultimatum 15 negara yang berbatasan darat dan laut dengan Iran karena membiarkan wilayahnya dipakai oleh militer AS dan Rezim Zionis.
- Karena letak geografisnya yang amat jauh di Asia Tenggara dan tidak berbatasan dengan Iran, Indonesia dipastikan aman dan tidak termasuk dalam target tersebut.
- Iran berjanji akan terus menggempur fasilitas militer asing di kawasan tersebut jika negara-negara tetangga tidak segera bertindak menutup pangkalan musuh.
"Namun, selama bertahun-tahun, musuh secara bertahap membangun pangkalan, baik militer maupun keuangan, di beberapa negara ini untuk mengamankan dominasinya atas kawasan tersebut."
"Dalam invasi baru-baru ini, beberapa pangkalan militer digunakan, dan tentu saja, seperti yang telah kami peringatkan secara eksplisit dan tanpa menargetkan negara-negara tersebut, kami hanya menyerang pangkalan-pangkalan tersebut."
"Mulai sekarang, kami akan terpaksa melanjutkan tindakan ini, meskipun kami masih percaya akan pentingnya persahabatan antara kami dan negara-negara tetangga kami."
"Negara-negara ini harus mengklarifikasi posisi mereka dengan para agresor terhadap tanah air tercinta kami dan para pembunuh rakyat kami."
"Saya merekomendasikan agar mereka menutup pangkalan-pangkalan tersebut sesegera mungkin karena mereka pasti telah memahami sekarang bahwa klaim Amerika tentang membangun keamanan dan perdamaian hanyalah kebohongan."
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap Detik-detik Gugurnya Ali Khamenei: Dibunuh Israel saat Sedang Baca Al Quran
-
Diisukan Tewas, Benjamin Netanyahu Akhirnya Muncul ke Publik Langsung Ancam Mojtaba Khamenei
-
Perang AS vs Iran Bikin Roberto Mancini yang Baru5Bukan Kerja Kembali Nganggur
-
Membedah Ide di Balik Jersey Anyar Timnas Indonesia, Warisan Budaya Menyatu dengan Modernisasi
-
Dari Orde Baru ke Reformasi: Kontroversi Barnas dalam Catatan Habibie
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih