News / Nasional
Kamis, 12 Maret 2026 | 14:40 WIB
Gerak Cepat BBPJN Pulihkan Jalur Vital Semarang-Jakarta Usai Diterjang Badai di Batang
Baca 10 detik
  • Badai angin kencang di Alas Roban, Batang-Kendal, pada Rabu (4/3/2026) merobohkan 24 tiang listrik dan 20 pohon jati.
  • BBPJN memulihkan lalu lintas empat lajur dalam 24 jam menggunakan alat berat dan warga setempat.
  • Langkah antisipasi mencakup penopingan pohon berpotensi tumbang dan pemasangan papan peringatan di jalur nasional.

Suara.com - Kawasan Alas Roban di ruas Batang-Kendal baru saja dihantam badai angin kencang yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur secara masif di jalur utama nasional.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY, Ridwan Umbara, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi tepat di KM 73 hingga KM 74 pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 16:30 WIB dan sempat melumpuhkan kelancaran arus lalu lintas.

Sedikitnya, 24 titik tiang listrik milik PLN roboh berjajar, ditambah 20 batang pohon jati milik Perhutani yang tumbang menutupi badan jalan.

Tim dari BBPJN segera bergerak cepat melakukan pembersihan agar urat nadi transportasi di Pulau Jawa ini tetap fungsional.

Ridwan menegaskan bahwa pemulihan cepat menjadi prioritas utama mengingat jalur nasional ini memiliki volume kendaraan yang sangat padat, terutama pada musim jelang mudik seperti sekarang.

"Ya untuk penjagaan ketangguhan," ujarnya di titik lokasi kejadian, Kamis (12/3/2026).

Penanganan darurat ini melibatkan pengerahan berbagai alat berat mulai dari wheel loader, dump truck, hingga alat serbaguna exca-loader JCB.

Pihak BBPJN juga melibatkan tenaga padat karya dari warga setempat di wilayah Batang untuk bergotong-royong membersihkan sisa-sisa ranting pohon yang mengganggu jalan.

Koordinasi intensif dengan PLN dan pihak Perhutani membuat akses empat lajur tersebut bisa kembali normal dalam waktu kurang dari 24 jam.

Baca Juga: Mengintip Kesiapan Jalur Mudik Jateng-DIY Menuju Lebaran 2026, Kondisi Kemantapan Capai 94,20 Persen

"PLN juga sudah mengganti tiang yang baru, sehingga dua arah itu untuk arah Semarang maupun arah Jakarta, empat lajur sudah normal kembali," jelas Ridwan.

BBPJN pun sudah menyiapkan langkah antisipasi lewat koordinasi dengan Perhutani untuk melakukan penopingan terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang.

"Jadi, dipotong atas sepengetahuan dan hasil koordinasi dengan Perhutani," ucap Ridwan.

Papan peringatan pohon tumbang turut dipersiapkan di sepanjang KM 73 hingga KM 74 agar kelak para pemudik lebih waspada kala melintasi jalur tersebut.

Load More