- Indonesia sepakat akuisisi rudal jelajah supersonik BrahMos hasil kerja sama India dan Rusia untuk modernisasi alutsista.
- Rudal BrahMos mampu terbang hingga Mach 3 dengan manuver sea-skimming, membuatnya sangat sulit dicegat lawan.
- Senjata multi-platform ini memiliki jangkauan 290-400 km dan mengandalkan sistem navigasi presisi fire-and-forget.
Dalam lintasan penerbangannya, BrahMos akan melesat hingga ketinggian jelajah maksimum 15 kilometer.
Mengerikannya, saat memasuki fase akhir serangan, rudal ini akan bermanuver sea-skimming, terbang sangat rendah menyapu permukaan laut di ketinggian 3 hingga 5 meter saja, sehingga nyaris mustahil dideteksi oleh radar musuh.
Spesifikasi BrahMos
Secara fisik, BrahMos memiliki panjang 8,4 meter, diameter 0,6 meter, dan bobot mencapai 3.000 kilogram untuk versi darat dan laut, sementara versi yang diluncurkan dari udara memiliki berat sekitar 2.500 kilogram.
Dapur pacunya menggunakan sistem dua tahap, tahap pertama berupa pendorong roket berbahan bakar padat untuk lontaran awal, disusul tahap kedua yang menggunakan mesin ramjet berbahan bakar cair untuk mempertahankan kecepatan supersonik secara stabil.
Keistimewaan lain dari rudal buatan India dan Rusia ini adalah sifatnya yang multi-platform. Senjata mutakhir ini sangat fleksibel karena dapat diluncurkan dari peluncur truk berbasis darat (TLC), kapal perang permukaan, kapal selam, hingga pesawat tempur di udara. (Tsabita Aulia)
Berita Terkait
-
BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat
-
Indonesia Beli Rudal BrahMos, Barat Ketar-ketir! Bisa Tenggelamkan Kapal Induk dalam Hitungan Detik
-
4 Fakta Menarik Rudal BrahMos PJ-10 yang Baru Dibeli Indonesia: Setara Tomahawk Milik AS
-
Daftar Negara Timur Tengah Dihujani Rudal Neraka Iran
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!
-
Krisis Landa Banyak Negara, Prabowo: Rakyat Harus Tenang, Kita Masih Punya Kekuatan dan Kemampuan
-
Viral! Alat Vital Dicincang Istri Gegara Selingkuh, Suami Ini Minta Hakim Ringankan Hukuman
-
Prabowo Minta Luhut sampai Purbaya Sampaikan Laporan Terbuka di Sidang Kabinet Paripurna
-
Jelang Putusan! Nasib Direktur PT WKM, Lee Kah Hin di Kasus Sumpah Palsu Ditentukan Pekan Depan
-
Akui Ijazah Jokowi Asli, Rismon Bakal Tulis Buku Antitesis dari "Jokowi's White Paper"
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta
-
Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget