News / Nasional
Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:50 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima Peneliti dan Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026). ANTARA FOTO/Indrianto Eko
Baca 10 detik
  • Rismon Sianipar mengakui keaslian ijazah Joko Widodo dan Gibran setelah kajian mendalam menggunakan forensik digital.
  • Perubahan sikap ini dikonfirmasi langsung Rismon kepada Wapres Gibran di Jakarta pada Jumat (13/3/2026).
  • Rismon berencana menerbitkan buku antitesis untuk mengoreksi klaim kontroversialnya mengenai ijazah sebelumnya.

Rekonstruksi ini memberikan gambaran yang jauh lebih akurat mengenai detail fisik ijazah yang tidak tertangkap oleh mata telanjang atau pemindaian standar.

"Saya sampaikan ada tiga hal utama, emboss ada di pojok kiri bawah, watermark ada, dan fitur itu konsisten dengan apa yang di-upload dengan Dian Sandi Utama. Jangan bilang tidak ada, sedih saya," kata Rismon.

Sebagai bentuk tanggung jawab profesional dan moral, Rismon berkomitmen untuk meluruskan persepsi publik melalui karya tulis ilmiah yang baru.

Ia menyampaikan langsung kepada Gibran bahwa dirinya akan menulis buku antitesis yang akan membedah secara tuntas mengapa penelitian sebelumnya dianggap tidak lengkap dan keliru.

Buku baru ini akan menjadi jawaban sekaligus koreksi total terhadap argumen-argumen yang ada dalam "Jokowi's White Paper" dan "Gibran End Game".

"Saya memang katakan kepada Mas Wapres, saya akan tuliskan koreksi saya terhadap penelitian saya yang tidak lengkap: Jokowi's White Paper dan Gibran End Game. Dan saya minta izin saya tuntaskan di kampung saya di Balige. Saya akan mempublikasikannya," katanya.

Proses penulisan buku koreksi ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar enam bulan. Rismon memilih untuk menuntaskan karya tersebut di kampung halamannya di Balige agar dapat fokus menyusun data-data forensik yang lebih presisi.

Targetnya, buku antitesis tersebut dapat segera dipublikasikan pada tahun ini agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan berbasis data ilmiah mengenai status keaslian ijazah Presiden Ke-7 dan Wakil Presiden RI saat ini.

Baca Juga: Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss

Load More