- Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pembayaran THR ASN pusat dan daerah harus dilaksanakan tepat waktu.
- Instruksi tersebut disampaikan kepada menteri terkait dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara.
- Prabowo juga meminta BHR pengemudi ojol Rp400 ribu sampai Rp1,6 juta terealisasi sesuai aturan.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran memastikan pemberian tunjangan hari raya (THR) untuk semua Aparatur Sipil Negara (ASN) dibayarkan tepat waktu.
Permintaan itu ditujukan Prabowo kepada menteri ketenagakerjaan, menteri keuangan, dan menteri investasi di dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara.
"Pastikan tunjangan hari raya untuk semua ASN, pusat dan daerah, dilaksanakan tepat waktu," kata Prabowo, Jumat (13/3/2026).
Selain THR untuk ASN, Prabowo juga meminta jajarannya memastikan kebijakan bonus hari raya (BHR) untuk pengemudi ojek online (ojol) dijalankan sesuai aturan dan benar-benar diberikan dari perusahaan kepada para pengemudi ojol.
"Juga bonus hari raya untuk pekerja sektor transportasi online, yakinkan bahwa yang kita tentukan harus sampai ke mereka, yaitu antara Rp400 ribu sampai dengan Rp1,6 juta pe orang," kata Prabowo.
Prabowo merasa bersyukur kebijakan pemberian bonus hari raya bisa diberlakukan oleh pemerintah di bawah kepemimpinannya.
"Kita juga bersyukur baru di pemerintahan kita pengemudi online mendapat bonus hari raya," kata Prabowo.
Berita Terkait
-
Sebelum Sidang Kabinet, Prabowo dan Menteri-menteri Bayar Zakat di Istana Negara
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Sore Ini, Prabowo Gelar Sidang Kabinet Bahas Kesiapan Lebaran
-
Program Gentengisasi Prabowo Dimulai di Jatiwangi, Pemerintah Borong Genteng UMKM Senilai Rp3 Miliar
-
Pertemuan Prabowo dan Wakil PM Australia, Bahas Isu Strategis hingga Hubungan Indonesia-Australia
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?
-
Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
-
Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara
-
Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo
-
DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis
-
'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai