-
Rusia dan China bantu Iran lawan AS dengan intelijen satelit dan radar canggih.
-
Iran bakal miliki rudal supersonik CM-302 yang mampu hancurkan kapal induk Amerika Serikat.
-
China dukung kepemimpinan Mojtaba Khamenei dan menolak segala bentuk intervensi asing di Iran.
Putin tetap mendorong agar ketegangan di wilayah Timur Tengah dapat segera diredam melalui meja perundingan dan jalur formal.
Gagasan ini sempat disampaikan dalam diskusi bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai solusi mengakhiri pertumpahan darah.
Mantan agen KGB itu menekankan pentingnya keterlibatan para pemimpin negara-negara Teluk serta Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Interaksi diplomatik yang dilakukan Rusia diklaim telah menghasilkan beberapa poin pemikiran yang konstruktif bagi stabilitas kawasan.
Di sisi lain, China telah lama berkontribusi dalam memodernisasi perangkat perang elektronik yang digunakan oleh militer Iran.
Negeri Tirai Bambu secara konsisten mengekspor sistem radar generasi terbaru untuk mengubah peta kekuatan di udara.
Salah satu langkah paling signifikan adalah pengalihan navigasi militer Iran dari GPS milik Amerika Serikat ke sistem BeiDou-3.
Konstelasi satelit terenkripsi buatan China ini memberikan akurasi pemetaan medan yang luar biasa bagi pergerakan pasukan darat.
Efisiensi waktu dalam mendeteksi ancaman musuh kini menjadi keunggulan utama yang dimiliki oleh militer Iran di lapangan.
Baca Juga: Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
China tidak hanya memangkas durasi deteksi, tetapi juga membangun ulang seluruh sistem eksekusi target dalam pertempuran.
Kehadiran radar YLC-8B menjadi ancaman serius bagi keunggulan pesawat-pesawat siluman yang selama ini dibanggakan oleh pihak Barat.
Radar ini menggunakan frekuensi gelombang rendah yang mampu menembus lapisan penyerap radar pada jet tempur paling canggih sekalipun.
Bahkan pesawat pengebom B-21 Raider dan jet F-35C kini tidak lagi benar-benar tidak terlihat di mata radar China tersebut.
Keseimbangan kekuatan di langit Timur Tengah perlahan mulai bergeser seiring dengan diterapkannya teknologi pengintai anti-siluman ini.
Berita terbaru menyebutkan Iran tengah mematangkan proses akuisisi persenjataan mematikan berupa 50 unit rudal supersonik jenis CM-302.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
Terkini
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK
-
Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci
-
Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel
-
Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur