-
Korban tewas serangan Israel di Lebanon mencapai 826 orang termasuk ratusan anak-anak.
-
Naim Qassem tegaskan Hizbullah siap perang panjang dan berjanji beri kejutan di medan laga.
-
Israel hancurkan jembatan strategis Sungai Litani untuk memutus jalur logistik dan perlintasan kunci.
Suara.com - Tragedi kemanusiaan di wilayah Lebanon semakin memburuk akibat agresi militer perang yang dilakukan oleh pasukan Israel.
Kementerian Kesehatan setempat melaporkan bahwa angka kematian kini telah menyentuh angka 826 orang penduduk.
Selain korban jiwa, tercatat sebanyak 2.009 warga mengalami luka-laka akibat gempuran yang terjadi sejak awal Maret.
Data dari Al-Jazeera merinci bahwa setidaknya 65 wanita dan 106 anak-anak kehilangan nyawa mereka.
Petugas medis juga tidak luput dari bahaya dengan laporan 31 paramedis yang tewas saat bertugas.
Evakuasi Korban dan Penutupan Fasilitas Medis
Kabar duka lainnya menyelimuti penemuan dua petugas kesehatan yang sebelumnya dinyatakan hilang di Burj Qalawiya.
Jenazah mereka berhasil dievakuasi dari balik puing-puing pusat layanan kesehatan primer yang hancur lebur.
Krisis kesehatan semakin parah karena lima rumah sakit besar terpaksa menghentikan seluruh operasional medis mereka.
Baca Juga: Drone Murah Iran Shahed-136 Berhasil Bikin AS dan Israel Pusing Karena Boros Biaya Amunisi
Keputusan penutupan diambil menyusul adanya serangan langsung maupun ancaman keamanan yang sangat membahayakan nyawa staf.
Pemerintah setempat memberikan peringatan keras bahwa angka kematian kemungkinan besar akan terus mengalami lonjakan signifikan.
Hizbullah Bersiap Hadapi Perang Panjang
Tim penyelamat hingga saat ini masih bekerja keras menyisir lokasi reruntuhan untuk mencari warga yang tertimbun.
Tekanan pada infrastruktur medis di Lebanon sudah berada pada titik yang sangat mengkhawatirkan bagi warga.
Di tengah situasi panas tersebut, Naim Qassem selaku pemimpin Hizbullah memberikan pernyataan yang sangat tegas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK