-
Amerika Serikat menyerang fasilitas militer Pulau Kharg yang menjadi pusat ekspor minyak Iran.
-
Donald Trump mengancam menghancurkan infrastruktur energi jika Iran terus memblokir Selat Hormuz.
-
Kerusakan Pulau Kharg berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia yang tidak terkendali.
Donald Trump mengklaim bahwa operasi militer yang dijalankannya telah berhasil melumpuhkan banyak aset strategis milik lawan di sana.
Rekaman video menunjukkan kerusakan parah pada area landasan pacu bandara serta gedung-gedung pendukung militer lainnya di pulau.
Pihak Pentagon menyatakan bahwa sasaran utama mereka adalah bunker penyimpanan rudal dan lokasi penimbunan ranjau laut milik Iran.
Setidaknya terdapat lima belas titik ledakan yang terkonfirmasi menghantam daratan pulau yang menjadi tumpuan hidup warga setempat itu.
Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk memberikan tekanan psikologis sekaligus peringatan fisik terhadap kebijakan luar negeri Iran.
Seorang mantan Brigjen Angkatan Darat AS, Mark Kimmitt memberikan pandangannya mengenai eskalasi yang sedang terjadi di wilayah konflik tersebut.
Kimmitt menilai bahwa Amerika Serikat saat ini sedang menyandera posisi strategis pulau tersebut demi kepentingan navigasi internasional.
Jika infrastruktur minyak benar-benar diledakkan, maka Iran diprediksi akan melakukan pembalasan ke seluruh fasilitas energi di Timur Tengah.
Kerusakan pada terminal minyak di Pulau Kharg akan menjadi bencana jangka panjang yang sulit untuk diperbaiki oleh Iran.
Baca Juga: Habis Isu Meninggal, Kini Viral Video Benjamin Netanyahu Punya 6 Jari
Analis energi dari Kpler, Muyu Xu, menyoroti posisi China sebagai konsumen terbesar yang akan terkena imbas langsung.
Keterbatasan teknologi serta sanksi internasional yang masih berlaku menjadi penghalang utama bagi Iran untuk melakukan rekonstruksi cepat.
Kondisi ini membuat posisi Iran semakin terjepit di tengah tekanan militer dan isolasi ekonomi yang kian mengetat.
Dunia kini menanti langkah selanjutnya dari kedua belah pihak yang sedang bertikai di kawasan Teluk Persia tersebut.
Kehancuran Pulau Kharg bukan hanya masalah bagi Iran, tetapi juga ancaman serius bagi stabilitas pasokan energi dunia.
Ketidakpastian ini telah memicu kekhawatiran para pelaku pasar mengenai masa depan harga bahan bakar di tingkat internasional.
Diplomasi internasional diharapkan mampu meredam amarah kedua negara sebelum kerusakan permanen terjadi pada infrastruktur energi yang vital.
Hingga saat ini, penjagaan di sekitar Pulau Kharg semakin diperketat guna mengantisipasi serangan susulan yang mungkin terjadi kapan saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polisi Datang Pakai 7 Mobil, Keluarga Sutrimo Tetap Bungkam dan Tak Mau Lapor
-
Tak Perlu Tunggu 2028, Pemerintah Didesak Segera Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan
-
Sempat Hilang Sebulan, Jejak Pembunuh Manusia Silver Berakhir di Rumah Kos Kediri
-
Promo BRI, Dapatkan Cashback Spesial Isi Bensin di SPBU BP
-
7 Toko Online Terpercaya yang Menjual Sepatu New Balance 530 dengan Harga Terbaik
-
Buntut Ucapan 'Kayak Sirkus', Ini 6 Poin Jawaban Deddy Sitorus
-
Prabowo Naikkan Tukin TNI jadi 90 Persen, Mensesneg: Bukan Perlakuan Istimewa
-
Sindikat Pencurian Spesialis Rumah Lansia Dibongkar, Polresta Solo Tangkap Dua Pelaku
-
Berapa Kali Sehari Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat? Ini 4 Rekomendasi Produk
-
Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT