News / Nasional
Senin, 16 Maret 2026 | 17:08 WIB
Presiden Prabowo Subianto. [Antara]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo meminta Kabinet mengkaji opsi penghematan, termasuk pemotongan gaji pejabat negara.
  • Pengkajian ini terinspirasi kebijakan efisiensi anggaran pemerintah Pakistan guna mencegah defisit.
  • Kebijakan Pakistan mencakup pemotongan gaji pejabat dan pengurangan operasional kendaraan dinas pemerintah.

Prabowo mengatakan paparannya ihwal kebijakan Pakistan hanya sebagai contoh. Kendati demikian, ia membuka opsi untuk mengkaji penerapan kebijakan serupa.

Jaga Defisit

Walaupun begitu, Prabowo berkeyakinan dua sampai tiga tahun mendatang Indonesia akan menjadi negara yang sangat kuat.

"Dengan demikian, kita berharap kita akan selalu menjaga bahwa kita defisit kita tidak tambah. Bahkan cita-cita kita adalah kalau bisa kita tidak punya defisit," kata Prabowo.

Prabowo menargetkan kondisi APBN tetap seimbang, "Itu paling ideal dan itu saya kira bisa kita lakukan."

"Bahwa kita harus selalu ingat bahwa kita masih menghadapi masalah-masalah kebocoran, tidak efisien, masalah-masalah under invoicing, undercounting, manipulasi administratif dan lain sebagainya. Ini besar ini, kebocoran ini besar, maaf saya akan selalu bicara masalah ini, kita sudah lakukan langkah-langkah," tandasnya.

Load More