- Serangan rudal Iran menghantam permukiman Zarzir di Israel utara, mengakibatkan luka pada 58 orang dan kerusakan parah.
- Dampak serangan tersebut meliputi ledakan besar, kerusakan infrastruktur, dan kebakaran, namun korban jiwa dapat dihindari.
- Kepala dewan lokal menyoroti bahwa kepatuhan warga terhadap instruksi keselamatan telah mencegah korban jiwa yang lebih besar.
Suara.com - Serangan rudal Iran menghantam langsung kawasan permukiman di Zarzir, Israel utara, menyebabkan sedikitnya 58 orang terluka.
Menurut laporan Davar1, ledakan besar menghantam kompleks empat rumah dan memicu kerusakan parah pada infrastruktur serta kendaraan di sekitar lokasi.
Menurut laporan otoritas setempat, dampak ledakan juga memicu kebakaran pada bangunan sementara yang kemudian merambat ke area terbuka.
Seorang warga, Musa Ghrifat, mengatakan keluarganya selamat karena sempat berlindung di ruang perlindungan.
“Kami semua berada di ruang aman, dan itulah yang menyelamatkan kami,” ujarnya.
Ia menggambarkan situasi warga yang hidup dalam tekanan sejak konflik meningkat.
“Kami sudah dua minggu tidak tidur nyenyak. Entah karena sirene atau pesawat tempur yang lepas landas dari Ramat David Airbase. Ini benar-benar mimpi buruk,” katanya.
Kepala dewan lokal Atef Ghrifat mengungkapkan kerusakan yang ditimbulkan sangat parah.
“Ini serangan yang menghancurkan, hanya beberapa meter dari rumah-rumah warga. Banyak rumah hancur total dan bangunan di sekitarnya rusak,” ujarnya.
Baca Juga: Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia
Ia juga menyoroti persoalan besar terkait fasilitas perlindungan warga.
“Sekitar 60 persen rumah memiliki perlindungan standar, tetapi 40 persen lainnya tidak. Itu sangat mengkhawatirkan,” kata Atef.
Meski demikian, ia menilai kedisiplinan warga mengikuti instruksi keselamatan menjadi faktor utama yang mencegah korban jiwa lebih besar.
“Penduduk sangat patuh terhadap instruksi. Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi seluruh wilayah,” ujarnya.
Permukiman Zarzir sendiri dihuni sekitar 9.000 warga dari komunitas Bedouin dan dikenal memiliki tingkat perlindungan rumah yang relatif lebih baik dibanding banyak wilayah Arab lainnya di Israel.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengirim pesan ataupun permintaan resmi terkait penghentian perang.
Berita Terkait
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Tel Aviv, Rezim Zionis Kocar-kacir
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
Terkini
-
Kondisi Terkini Terminal Kampung Rambutan: Penumpang Meroket, Harga Tiket Masih Normal
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, LPSK Berikan Perlindungan bagi Korban dan Saksi
-
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 10 Kg Ganja di Grogol, Dua Pemuda Ditangkap
-
Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari
-
DPR Dorong Kemenkes Pastikan Pengobatan Terbaik untuk Andrie Yunus
-
Patut Dicontoh! Gotong Royong Iuran JKN di DIY
-
Trump Minta Tolong China Buka Selat Hormuz, Chuck Schumer: Anda Bercanda?
-
Nyawa Pelajar Melayang Usai Bentrokan di Bandung, Menteri PPPA Soroti Keamanan Anak
-
Trump Berang! Sindir Sekutu Ogah Kirim Kapal ke Selat Hormuz Meski 40 Tahun Dilindungi AS