News / Internasional
Selasa, 17 Maret 2026 | 16:53 WIB
Media asing sorot penanganan banjir Aceh jelang Idul Fitri. Pemerintah gelar mudik gratis, sementara bantuan pangan dari swasta terus mengalir untuk warga terdampak. [Dok. Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia mengalihkan program mudik gratis sebagai bantuan darurat bagi korban banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar, yang disorot media asing.
  • Bencana Siklon Tropis Senyar pada November 2025 menewaskan lebih dari 1.200 orang dan merusak ratusan ribu rumah di tiga provinsi.
  • Selain bantuan transportasi dari pemerintah, kolaborasi pihak swasta turut menyalurkan puluhan ribu paket makanan untuk meringankan beban warga.

Suara.com - Upaya pemulihan pascabencana di Aceh jelang Idul Fitri rupanya turut menjadi sorotan media asing, salah satunya The Migran Times.

Laporan media tersebut menyoroti langkah Pemerintah Indonesia yang mengarahkan program mudik bersubsidi sebagai bentuk bantuan bagi warga terdampak.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengonfirmasi bahwa program mudik gratis tahun ini akan mencakup wilayah pascabencana di Sumatera.

“Program mudik gratis kami juga akan diberikan untuk wilayah pascabencana di Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” katanya dalam rapat kabinet di Istana Negara.

Langkah ini secara resmi membingkai akses mudik gratis ke tiga provinsi tersebut sebagai bagian dari upaya tanggap darurat bencana.

Media asing sorot penanganan banjir Aceh jelang Idul Fitri. Pemerintah gelar mudik gratis, sementara bantuan pangan dari swasta terus mengalir untuk warga terdampak. [Dok. Istimewa]

Pemerintah Provinsi Aceh juga menjalankan skema serupa dengan menyediakan 25 rute bus intra-provinsi.

Pejabat Dishub Aceh, Faisal, menyebut program ini ditujukan khusus bagi masyarakat yang kondisi keuangannya terpukul hebat oleh bencana alam.

Seperti diketahui, banjir bandang dan tanah longsor yang dipicu oleh Siklon Tropis Senyar pada November 2025 lalu menjadi bencana paling mematikan di Indonesia sejak 2018.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 1.204 orang meninggal dunia dan 140 lainnya hilang per 27 Januari lalu.

Baca Juga: Penuh Sesak Pasar Tanah Abang Menjelang Lebaran

Bencana hidrometeorologi tersebut merusak sekitar 175.050 rumah di 53 kabupaten, bahkan 22 desa di Aceh dilaporkan hancur total dan hilang dari peta.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, memuji program mudik gratis ini karena membantu ribuan warga untuk kembali merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman.

Di tengah upaya pemulihan yang masih berlangsung, kebutuhan pangan menjadi salah satu hal yang paling mendesak bagi warga.

Menjawab tantangan tersebut, berbagai pihak termasuk dari sektor swasta juga menyalurkan bantuan.

Salah satu inisiatif datang melalui kolaborasi bersama Kitabisa, di mana sekitar 25.000 paket makanan setara lima ton daging ayam berhasil disalurkan ke ribuan keluarga di lima kabupaten terdampak.

Sebagian besar bantuan dibagikan bertepatan dengan bulan Ramadhan, sehingga dapat dinikmati warga saat sahur maupun berbuka puasa.

Load More