- Pemerintah Indonesia mengalihkan program mudik gratis sebagai bantuan darurat bagi korban banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar, yang disorot media asing.
- Bencana Siklon Tropis Senyar pada November 2025 menewaskan lebih dari 1.200 orang dan merusak ratusan ribu rumah di tiga provinsi.
- Selain bantuan transportasi dari pemerintah, kolaborasi pihak swasta turut menyalurkan puluhan ribu paket makanan untuk meringankan beban warga.
Suara.com - Upaya pemulihan pascabencana di Aceh jelang Idul Fitri rupanya turut menjadi sorotan media asing, salah satunya The Migran Times.
Laporan media tersebut menyoroti langkah Pemerintah Indonesia yang mengarahkan program mudik bersubsidi sebagai bentuk bantuan bagi warga terdampak.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengonfirmasi bahwa program mudik gratis tahun ini akan mencakup wilayah pascabencana di Sumatera.
“Program mudik gratis kami juga akan diberikan untuk wilayah pascabencana di Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” katanya dalam rapat kabinet di Istana Negara.
Langkah ini secara resmi membingkai akses mudik gratis ke tiga provinsi tersebut sebagai bagian dari upaya tanggap darurat bencana.
Pemerintah Provinsi Aceh juga menjalankan skema serupa dengan menyediakan 25 rute bus intra-provinsi.
Pejabat Dishub Aceh, Faisal, menyebut program ini ditujukan khusus bagi masyarakat yang kondisi keuangannya terpukul hebat oleh bencana alam.
Seperti diketahui, banjir bandang dan tanah longsor yang dipicu oleh Siklon Tropis Senyar pada November 2025 lalu menjadi bencana paling mematikan di Indonesia sejak 2018.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 1.204 orang meninggal dunia dan 140 lainnya hilang per 27 Januari lalu.
Baca Juga: Penuh Sesak Pasar Tanah Abang Menjelang Lebaran
Bencana hidrometeorologi tersebut merusak sekitar 175.050 rumah di 53 kabupaten, bahkan 22 desa di Aceh dilaporkan hancur total dan hilang dari peta.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, memuji program mudik gratis ini karena membantu ribuan warga untuk kembali merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman.
Di tengah upaya pemulihan yang masih berlangsung, kebutuhan pangan menjadi salah satu hal yang paling mendesak bagi warga.
Menjawab tantangan tersebut, berbagai pihak termasuk dari sektor swasta juga menyalurkan bantuan.
Salah satu inisiatif datang melalui kolaborasi bersama Kitabisa, di mana sekitar 25.000 paket makanan setara lima ton daging ayam berhasil disalurkan ke ribuan keluarga di lima kabupaten terdampak.
Sebagian besar bantuan dibagikan bertepatan dengan bulan Ramadhan, sehingga dapat dinikmati warga saat sahur maupun berbuka puasa.
Berita Terkait
-
Bolehkah Wanita Haid Hadir di Masjid saat Sholat Ied Idulfitri? Ini Penjelasannya
-
Link Download Takbiran Idul Fitri Uje MP3, Suara Syahdu dan Merdu Paling Dicari saat Lebaran
-
Tarif Tol Lampung untuk Semua Ruas, Cek sebelum Mudik Lebaran Idul Fitri
-
Begini Cara Jawab Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Lengkap dengan Artinya untuk Idul Fitri
-
Meski ASN WFA, Menkes Pastikan RS Pemerintah Tetap Buka 24 Jam Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral
-
Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini
-
Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?
-
Rangkuman Hal Penting Perdamaian Perang Amerika Serikat dan Iran, Apa Saja yang Harus Dipahami?
-
'Saya Memang Tukang Lapor!' Firdaus Oiwobo Polisikan Tyo Eks Ketua BEM UGM Usai Kritik Prabowo
-
Kecelakaan Pesawat Militer AS B-52 Stratofortress, 8 Orang Awak Tewas
-
Bongkar Alasan Geruduk Menteri, SEMA UGM: Mereka Banyak Mengibul dan Khianati Rakyat!
-
Dipukul dan Dilempar Air saat Diskusi UGM Ricuh, Sudaryono: Kami Tidak Kabur, Malah Duduk di Aspal!
-
Diskusi di UGM Digeruduk Mahasiswa! Menteri Nusron dan Sudaryono Dievakuasi Mobil Patroli
-
Dua Kali Sehari! Modus Obat Batuk dan Kunciran Rambut Dipakai Selundupkan Narkoba ke Rutan Salemba