- Teori konspirasi viral menuduh Donald Trump adalah penjelajah waktu berdasarkan sketsa lama Dellschau.
- Spekulasi diperkuat oleh kemiripan karakter fiksi Baron Trump dengan keluarga Trump dalam karya abad ke-19.
- Klaim tersebut dikaitkan dengan janji Trump mengenai UFO dan penelitian dokumen Nikola Tesla oleh kerabatnya.
Suara.com - Jagat maya dihebohkan dengan teori konspirasi yang menyebut Donald Trump sebagai time traveller alias penjelajah waktu.
Spekulasi ini muncul setelah ditemukan sketsa berusia lebih dari satu abad karya Charles Dellschau yang memicu perdebatan netizen di sosial media.
Dalam sketsa tersebut, terlihat mesin terbang unik dengan tulisan TRUMP serta sosok berambut pirang yang dianggap mirip dengan keluarga Trump.
“Kemiripan ini terlalu aneh untuk diabaikan,” tulis sejumlah pengguna internet seperti dikutip dari NY Post.
Untuk informasi, Charles Dellschau adalah seorang seniman dan penemu amatir asal Jerman-Amerika yang dikenal karena karya-karya ilustrasi pesawat terbang imajinatif jauh sebelum teknologi penerbangan modern berkembang pesat.
Ia lahir pada tahun 1830 di Jerman dan kemudian pindah ke Amerika Serikat. Dellschau bekerja sebagai tukang daging, tetapi di waktu luangnya ia membuat ratusan gambar dan catatan tentang mesin terbang yang ia bayangkan.
Teori ini semakin liar setelah dikaitkan dengan karya penulis abad ke-19, Ingersoll Lockwood.
Dalam bukunya, ia menciptakan karakter Baron Trump yang tinggal di kastil Trump dan menjalani petualangan aneh.
“Banyak yang melihat kesamaan mencolok dengan Barron Trump,” tulis laporan media AS itu.
Baca Juga: Eropa Kompak Tolak Ajakan Trump Kirim Pasukan ke Selat Hormuz: Ini Bukan Perang Kami
Bahkan, cerita lain berjudul The Last President menggambarkan kekacauan politik di New York yang dianggap mirip dengan situasi saat ini.
Teori semakin berkembang dengan klaim bahwa teknologi anti-gravitasi dalam sketsa Dellschau mirip dengan fenomena UFO modern.
Hal ini dikaitkan dengan janji Trump untuk membuka informasi soal fenomena udara tak dikenal.
Tak hanya itu, keterlibatan John G. Trump yang pernah meneliti dokumen Nikola Tesla juga ikut diseret dalam narasi.
Meski terdengar menarik, banyak pihak menilai ini hanya kebetulan yang dilebih-lebihkan.
“Ini lebih kepada manusia yang mencoba menghubungkan titik-titik yang sebenarnya tidak terkait,” tulis pengguna X lainnya.
Berita Terkait
-
Eropa Kompak Tolak Ajakan Trump Kirim Pasukan ke Selat Hormuz: Ini Bukan Perang Kami
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Donald Trump Tantrum, Sebut Sekutu Tak Tahu Terima Kasih Usai Tolak Amankan Selat Hormuz
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Trump Minta Tolong China Buka Selat Hormuz, Chuck Schumer: Anda Bercanda?
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
Terkini
-
Prabowo Kantongi Data Intelijen Soal Pengamat, Idrus Marham: Kritik Harus Rasional dan Obyektif
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Prabowo Ingin Tertibkan Pengamat, Legislator PDIP Singgung Risiko Pilihan Rakyat
-
Bukan Program Unggulan, Ini Pos Anggaran yang Potensi Kena Pemangkasan
-
Kisah 'Militan' 10 Rekan Sekantor Kompak 'War' Tiket Demi Mudik Berjamaah ke Semarang
-
Israel Targetkan Ali Larijani, Tangan Kanan Pemimpin Iran Diklaim Tewas
-
Purbaya Borong Kain Batik di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sebut Pasar Tradisional Tidak Mati Suri
-
4 Juta Warga DKI Tak Mudik, Kemenpar Dorong Tren Mudik ke Jakarta Saat Libur Lebaran
-
Warga Israel: Netanyahu dan Pejabat Aman Tentram, Kami Tiap Detik Bisa Mati Dirudal