- TNI mengonfirmasi empat anggota Bais TNI dari matra Laut dan Udara terlibat penyerangan terhadap Andrie Yunus pada 18 Maret 2026.
- Penyerangan dengan air keras terhadap Andrie Yunus terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026, menyebabkan luka bakar 24 persen.
- Motif penyerangan terhadap korban yang sempat menghadiri diskusi publik tersebut masih terus didalami oleh Puspom TNI.
Luka yang diderita Andrie tergolong berat dan memerlukan penanganan spesialis secara intensif guna meminimalisir kerusakan permanen pada jaringan kulit dan fungsi penglihatan.
Berdasarkan diagnosis awal tim dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, korban mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen tubuhnya.
Angka ini menunjukkan tingkat keparahan serangan yang ditujukan kepada aktivis tersebut, mengingat luasnya area tubuh yang terpapar cairan korosif.
Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, memberikan keterangan tambahan mengenai aktivitas terakhir korban sebelum kejadian.
Menurut Dimas, serangan tersebut terjadi sesaat setelah Andrie Yunus meninggalkan lokasi diskusi publik yang membahas isu-isu krusial di Indonesia.
Peristiwa itu terjadi setelah Andrie selesai merekam siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Menteng, Jakarta.
Lokasi kantor YLBHI yang berada di pusat kota dan dekat dengan pusat pemerintahan seharusnya menjadi kawasan yang relatif aman, namun serangan justru terjadi di wilayah Senen yang berdekatan.
Hingga saat ini, Andrie Yunus masih harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Tim dokter terus melakukan observasi terhadap luka bakar 24 persen tersebut, terutama pada bagian mata yang sangat rentan terhadap efek air keras.
Baca Juga: Legislator PDIP Minta Dalang Penyiraman Andrie Yunus Diungkap, Jangan Hanya Pelaku Lapangan
Pihak KontraS dan sejumlah organisasi masyarakat sipil di Jakarta terus mendesak agar proses hukum dilakukan secara terbuka dan akuntabel melalui peradilan militer maupun koordinasi dengan lembaga terkait.
Publik kini menunggu hasil pendalaman motif yang sedang dilakukan oleh Puspom TNI untuk mengetahui apakah serangan ini berkaitan dengan kerja-kerja advokasi yang dilakukan oleh Andrie Yunus atau terdapat faktor lain.
Berita Terkait
-
Legislator PDIP Minta Dalang Penyiraman Andrie Yunus Diungkap, Jangan Hanya Pelaku Lapangan
-
Teror Air Keras ke Pembela HAM, Siapa di Balik Serangan Brutal Aktivis KontraS?
-
Terekam CCTV! Eksekutor Penyiram Andrie Yunus Ganti Baju Usai Beraksi, Diduga Kena Air Keras
-
Empat Prajurit Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Terancam 7 Tahun Penjara
-
4 Prajurit TNI Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kini Ditahan di Pomdam Jaya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu