- Pemilik Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis, 19 Maret 2026, di Singapura dan akan dimakamkan di Rembang.
- Jenazah akan disemayamkan di Jakarta (Grand Heaven) dan Kudus (GOR Jati) sebelum dimakamkan di kompleks keluarga Godo, Rembang.
- Beliau dikenal atas ekspansi bisnis Grup Djarum serta kontribusi sosial signifikan melalui Djarum Foundation dalam olahraga dan pendidikan.
Suara.com - Pemilik Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu Singapura.
Berdasarkan informasi resmi dari pihak perusahaan, almarhum dijadwalkan akan dimakamkan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Lokasi ini dipilih berdasarkan hasil kesepakatan keluarga besar setelah mempertimbangkan berbagai aspek latar belakang historis keluarga Hartono.
"Keputusan tersebut diambil setelah melalui rapat internal keluarga," kata Senior Manager Public Affair PT Djarum Kudus Purwono Nugroho di Kudus, Kamis (19/3/2026).
Purwono Nugroho menyampaikan bahwa lokasi pemakaman telah ditetapkan di kompleks makam keluarga yang berada di Godo, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada latar belakang keluarga, mengingat leluhur almarhum berasal dari wilayah tersebut.
Meskipun semasa hidupnya Michael Bambang Hartono lebih banyak menetap di Jakarta dan anggota keluarga lainnya tersebar di berbagai daerah, keluarga besar Chairman PT Djarum ini masih memiliki kediaman resmi di Kabupaten Rembang.
Sebelum prosesi pemakaman dilakukan, jenazah almarhum akan disemayamkan di dua lokasi berbeda untuk memberikan kesempatan bagi pelayat memberikan penghormatan terakhir.
Pada tanggal 20 hingga 22 Maret 2026, jenazah akan disemayamkan di Grand Heaven, Jakarta, tepatnya di ruang 103–105 dan 107–108.
Baca Juga: Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
Setelah prosesi di Jakarta selesai, jenazah akan dibawa menuju Kabupaten Kudus untuk disemayamkan kembali di GOR Jati Kudus pada tanggal 22 hingga 25 Maret 2026.
Rangkaian misa dan upacara keagamaan telah disusun secara rinci oleh pihak keluarga. Misa tutup peti dijadwalkan berlangsung pada 20 Maret 2026 pukul 19.00 WIB di Grand Heaven, Jakarta.
Selanjutnya, akan dilaksanakan misa malam pada 24 Maret 2026 pukul 18.00 WIB yang bertempat di GOR Jati Kudus.
Seluruh rangkaian ibadah ini merupakan bagian dari penghormatan terhadap almarhum sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir.
Pada hari pemakaman, yakni 25 Maret 2026, akan dilaksanakan misa pelepasan pada pukul 08.00 WIB. Rombongan jenazah dijadwalkan berangkat dari GOR Jati Kudus pada pukul 09.00 WIB menuju lokasi pemakaman di Rembang.
Upacara pemakaman di Godo, Kabupaten Rembang, dijadwalkan dimulai pukul 10.40 WIB, sementara prosesi pemakaman inti akan berlangsung pada pukul 11.00 WIB.
Berita Terkait
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan
-
Berapa Kekayaan Michael Bambang Hartono? Bos Djarum Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia
-
Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura
-
Michael Bambang Hartono Punya Anak Berapa? Ini Fakta Keluarga Bos Djarum
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal