- Pemilik Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis, 19 Maret 2026, di Singapura dan akan dimakamkan di Rembang.
- Jenazah akan disemayamkan di Jakarta (Grand Heaven) dan Kudus (GOR Jati) sebelum dimakamkan di kompleks keluarga Godo, Rembang.
- Beliau dikenal atas ekspansi bisnis Grup Djarum serta kontribusi sosial signifikan melalui Djarum Foundation dalam olahraga dan pendidikan.
Saat ini, jenazah almarhum yang wafat di Singapura tersebut masih dalam proses pemulangan ke tanah air.
Michael Bambang Hartono dikenal luas sebagai salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di Indonesia.
Lahir pada 2 Oktober 1939, ia merupakan putra dari Oei Wie Gwan, pendiri Djarum. Bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, ia berhasil mengelola dan mengembangkan PT Djarum hingga menjadi salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia.
Di bawah kepemimpinannya, Grup Djarum melakukan ekspansi masif ke berbagai sektor bisnis lainnya, termasuk perbankan dan properti.
Selain kiprahnya di dunia usaha, almarhum juga dikenal sangat aktif dalam berbagai kegiatan sosial melalui Djarum Foundation.
Kontribusi yang diberikan mencakup sektor lingkungan, pendidikan, budaya, hingga olahraga.
Di bidang lingkungan, salah satu program monumental yang digagas adalah penanaman pohon trembesi di sepanjang jalur Pantura Pulau Jawa.
Program ini bertujuan untuk menghijaukan jalur utama transportasi sekaligus mengurangi dampak emisi karbon.
Di sektor olahraga, kontribusi Michael Bambang Hartono melalui Djarum Foundation sangat signifikan dalam membina atlet bulu tangkis kelas dunia.
Baca Juga: Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
Selain bulu tangkis, yayasan ini juga aktif mengembangkan cabang olahraga lain seperti sepak bola wanita, panahan, dan atletik sejak usia dini.
Fokus pembinaan atlet muda ini telah melahirkan banyak prestasi yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Pada bidang seni dan pendidikan, Michael Bambang Hartono melalui yayasannya menggagas festival teater pelajar serta program “Bakti Pendidikan”.
Program ini berfokus pada peningkatan kualitas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), pemberian beasiswa melalui Djarum Beasiswa Plus, serta upaya peningkatan kompetensi tenaga pendidik di berbagai wilayah.
Kepergian Michael Bambang Hartono menjadi kehilangan besar bagi dunia usaha dan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan
-
Berapa Kekayaan Michael Bambang Hartono? Bos Djarum Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia
-
Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura
-
Michael Bambang Hartono Punya Anak Berapa? Ini Fakta Keluarga Bos Djarum
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Anggota DPR Kecam Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Pati, Desak Pelaku Segera Ditangkap
-
Wakil Ketua Komisi X DPR Desak Presiden Prabowo Hapus Cluster Guru, Minta Status Disatukan Jadi PNS
-
Proposal Iran Desak Penarikan Pasukan AS dan Pencabutan Blokade Selat Hormuz
-
Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius
-
Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit
-
Gubernur Pramono Anung Lepas 561 Alumni SMK Jakarta Bekerja ke Jerman hingga Jepang
-
4 Dokter Muda Meninggal Saat Magang Sejak Februari 2026, Seberapa Berat Beban Kerja Nakes?
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Donald Trump Kerahkan Militer AS Kawal Kapal Sipil di Selat Hormuz Mulai Senin Pagi Ini
-
Abaikan Korban 72 Ribu Jiwa, Militer Israel Berencana Kembali Invasi Jalur Gaza