- Polres Garut sedang menyelidiki penemuan kerangka manusia tanpa identitas di Hutan Batumeungpeuk pada Kamis, 19 Maret 2026.
- Warga menemukan kerangka dalam kondisi tanpa pakaian dan tanpa benda pribadi saat sedang berburu di lokasi sulit.
- Kerangka dibawa ke RSUD dr Slamet Garut untuk pemeriksaan forensik guna menentukan identitas dan penyebab kematian korban.
Tantangan geografis ini membuat tim memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencapai titik koordinat penemuan.
Setibanya di lokasi, Tim Inafis melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap area sekitar.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kerangka manusia tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa pakaian sama sekali.
Tidak ditemukan pula benda-benda pribadi seperti dompet, perhiasan, atau dokumen yang bisa menjadi petunjuk awal identitas korban.
Kondisi kerangka juga sudah tidak utuh secara sempurna. Beberapa bagian tulang ditemukan berserakan di sekitar lokasi utama, yang diduga kuat akibat aktivitas binatang liar di dalam hutan.
Meskipun demikian, tim medis dari Puskesmas Banjarwangi yang ikut ke lokasi telah melakukan pemeriksaan luar terhadap sisa-sisa tulang tersebut.
"Pemeriksaan medis luar oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Banjarwangi juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mencolok," katanya.
Hal ini menambah teka-teki mengenai penyebab kematian korban, apakah karena faktor alami, tersesat, atau ada faktor lain yang belum terungkap.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan ilmiah, pihak kepolisian memutuskan untuk membawa seluruh kerangka manusia tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut.
Baca Juga: Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'
Di sana, tim dokter forensik akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna menentukan usia, jenis kelamin, hingga perkiraan waktu kematian korban melalui metode saintifik.
Di sisi lain, kepolisian juga membuka ruang bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam kurun waktu tertentu. Kerja sama dari masyarakat dianggap sangat krusial untuk mempercepat proses identifikasi ini.
"Mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor guna membantu proses identifikasi," katanya.
Berita Terkait
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Ekspansi Berlanjut, Persib Store Kini Hadir di Garut
-
Epy Kusnandar Sempat Berwasiat Minta Dimakamkan di Kampung Halaman Dekat Makam Sang Ibu
-
Rahasia Umbi Garut di Minuman Ini: Solusi Alami Obati GERD dan Maag yang Direkomendasikan Ahli Gizi!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan