-
Iran mengubah doktrin militer dari bertahan menjadi menyerang dengan menggunakan persenjataan generasi terbaru.
-
Operasi Janji Sejati menghancurkan pangkalan militer Amerika Serikat dan pusat keamanan Israel secara masif.
-
Serangan balasan Iran dipicu oleh pembunuhan pemimpin tertinggi dan komandan militer pada Februari lalu.
Visi besar Iran ke depan adalah terus memberikan tekanan psikologis dan fisik melalui berbagai inovasi tempur yang tidak terduga.
Abdollahi menyebutkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan serangkaian skema untuk membuat lawan kehilangan keseimbangan dalam setiap keterlibatan militer.
Iran bertujuan untuk memberikan kejutan baru dalam keterlibatan militer di masa depan, menyoroti niat untuk membuat musuh tidak seimbang.
Kesiapan fisik dan mental prajurit terus dipupuk demi menjaga marwah negara di bawah satu komando yang solid dan terintegrasi.
Seluruh elemen pertahanan Iran dipastikan tetap berada dalam satu barisan di bawah instruksi Pemimpin Revolusi Islam yang karismatik.
Persatuan antara masyarakat dan militer dianggap sebagai fondasi utama dalam memenangkan setiap persaingan geopolitik yang sedang terjadi saat ini.
Keyakinan akan kemenangan di masa depan menjadi pendorong utama bagi setiap unit militer untuk terus meningkatkan kemampuan ofensif mereka.
Kerja sama lintas sektor di dalam negeri memperkuat posisi tawar Iran dalam menghadapi tekanan internasional yang sering kali tidak adil.
Secara bersamaan, kekuatan bersenjata Iran telah merampungkan gelombang ke-74 dari Operasi Janji Sejati dengan tingkat akurasi yang tinggi.
Baca Juga: Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran
Operasi besar-besaran ini menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat serta beberapa titik vital di wilayah pendudukan Palestina yang dikuasai Israel.
Pangkalan strategis milik Amerika seperti Malek Sultan dan Armada Kelima menjadi sasaran utama dalam serangan udara terkoordinasi tersebut.
Selain itu, lokasi persembunyian kelompok teroris Komala juga hancur setelah dihantam oleh kombinasi teknologi rudal dan drone serang canggih.
Penggunaan rudal jenis Emad, Fateh, serta Qiyam terbukti efektif dalam menembus barisan pertahanan lawan dalam operasi yang berlangsung singkat.
Kota-kota besar seperti Tel Aviv, Petah Tikva, hingga Ramat Gan tidak luput dari serangan rudal berat milik militer Iran.
Pusat keamanan penting di Holon juga dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat hantaman rudal Qadr, Khyber Shekan, dan Khorramshahr 4.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
-
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya
-
Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran