News / Metropolitan
Selasa, 24 Maret 2026 | 17:23 WIB
Ilustrasi kapal motor (Shutterstock).
Baca 10 detik
  • KM Sumber Makmur mengalami gangguan mesin akibat vanbelt putus di perairan barat laut Pulau Lancang, Selasa (24/3/2026) pagi.
  • Petugas mengerahkan sembilan personel merespons laporan darurat saat kapal menuju Pelabuhan Rawa Saban dari Pulau Panggang.
  • Sebanyak 61 penumpang berhasil dievakuasi selamat ke Pulau Lancang meskipun menghadapi tantangan ombak besar dan angin kencang.

Suara.com - Kapal Motor (KM) Sumber Makmur mengalami gangguan mesin di perairan barat laut Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman menyebutkan laporan darurat diterima dari salah satu penumpang pada Selasa (24/3/2026) pukul 08.15 WIB.

"Kami langsung mengerahkan sembilan personel dan dibantu lintas sektor dengan satu unit Satria Biru dan Rescue Boat menuju lokasi kejadian," ujar Gatot, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta.

Gatot membeberkan bahwa insiden bermula saat kapal tersebut tengah bertolak dari Pulau Panggang menuju Pelabuhan Rawa Saban.

Petaka muncul di tengah perjalanan ketika komponen vanbelt mesin kapal tiba-tiba putus.

Kerusakan teknis mengakibatkan mesin penggerak bilge pump tidak berfungsi untuk membuang air.

Situasi kapal semakin genting lantaran air laut mulai merembes masuk ke dalam badan kapal hingga merendam mesin utama.

"Kondisi ini menimbulkan kepanikan penumpang," kisah Gatot.

Petugas penyelamat pun harus berjibaku dengan tantangan alam berupa terjangan ombak besar dan embusan angin kencang di lokasi kejadian.

Baca Juga: Antisipasi Rob Saat Nataru 2026, Pemkab Siagakan Ratusan Satgas dan Pompa Apung di Kepulauan Seribu

Kendati dihadang cuaca buruk, 61 penumpang akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat menuju Pulau Lancang.

Setibanya di darat, para penumpang langsung menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi fisik mereka pascainsiden.

"Situasi sudah aman dan terkendali. Para penumpang akan diantar ke lokasi tujuan Pulau Panggang," papar Gatot lagi.

Salah seorang penumpang kapal, Suhanda, mengutarakan apresiasi mendalam atas kesigapan petugas yang datang memberikan pertolongan.

Digambarkan Suhanda, kondisi cuaca sejak awal dirinya dan penumpang lain mulai melaut memang sudah dalam kondisi gerimis serta terjangan ombak tinggi.

"Alhamdulillah, semua selamat," ucapnya. 

Load More