- Wanita berinisial JS di kawasan Istana Presiden pada Minggu (22/3) telah mendapatkan penanganan medis intensif di RSCM.
- Petugas kepolisian berhasil menggagalkan percobaan bunuh diri tersebut dan segera membawa korban ke Polres Jakarta Pusat.
- Saat ini, kondisi JS masih dalam pengawasan medis dan psikologis untuk menentukan penanganan lanjutan pasca kejadian.
Penanganan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo ini melibatkan tim ahli yang kompeten di bidangnya untuk memetakan kondisi kejiwaan korban secara komprehensif.
"Kami mencoba berkoordinasi dengan pihak RSCM untuk pemeriksaan lanjutan dan psikologis korban," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Mengenai detail kejadian pada Minggu (22/3), wanita berinisial JS tersebut diduga kuat memang berniat mengakhiri hidupnya sendiri.
Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya barang bukti di lokasi kejadian yang mengarah pada tindakan tersebut. Petugas menemukan alat yang direncanakan akan digunakan oleh JS dalam aksinya.
Pada Minggu (22/3) seorang wanita berinisial JS diduga akan mengakhiri hidupnya, karena pada saat kejadian ditemukan seutas tali yang akan digunakan oleh korban.
Penemuan tali tersebut menjadi bukti krusial bagi kepolisian dalam menyimpulkan motif sementara di balik aksi nekat wanita tersebut di area publik.
Keberhasilan petugas dalam menggagalkan aksi ini menjadi poin penting dalam penyelamatan nyawa JS. Saat itu, ada petugas yang berhasil menggagalkan aksi korban dan kemudian korban langsung dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk dilakukan pemeriksaan.
Di sisi lain, publik sempat dihebohkan dengan rekaman video yang beredar di media sosial mengenai peristiwa tersebut. Dalam narasi yang berkembang di masyarakat, muncul dugaan bahwa JS tengah mengalami tekanan mental yang berat atau depresi saat melakukan aksinya di dekat simbol kekuasaan negara tersebut.
Dari video yang beredar bahwa korban diduga depresi, namun hingga saat ini belum diketahui apa penyebabnya karena korban masih dilakukan perawatan secara intensif di RSCM.
Baca Juga: Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris
Pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan lebih detail mengenai motif spesifik atau latar belakang permasalahan yang dihadapi JS hingga ia nekat mendatangi kawasan Istana Presiden untuk mencoba mengakhiri hidup.
Fokus utama pihak kepolisian dan tim medis saat ini adalah memastikan stabilitas kondisi JS.
Perawatan intensif di RSCM diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi kesehatan mental korban melalui serangkaian tes psikologi yang sedang berlangsung.
Pemeriksaan ini juga bertujuan untuk menentukan langkah rehabilitasi atau penanganan sosial selanjutnya bagi JS setelah keluar dari rumah sakit nanti.
Berita Terkait
-
Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Viral! Sekelompok Wanita Diduga Rayakan Lebaran Sambil Merokok dan Diduga Konsumsi Miras
-
Kecewa Nafkah Anak Sedikit, Wanita Ini Nekat Sobek Uang Rupiah hingga Viral
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah
-
Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru
-
Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk
-
Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan