-
Arab Saudi mengecam keras serangan Iran yang melanggar hukum internasional dan merusak infrastruktur sipil.
-
Serangan tersebut mengancam stabilitas kawasan serta mengabaikan prinsip hubungan bertetangga yang baik.
-
Keamanan Selat Hormuz harus dijaga demi kelancaran perdagangan dunia dan stabilitas ekonomi global.
Suara.com - Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia secara resmi menyampaikan pernyataan terkait ketegangan yang melibatkan Teheran Iran.
Faisal bin Abdullah Al-Amudi menekankan bahwa pemerintah Saudi memiliki posisi yang sangat jelas mengenai situasi tersebut.
Negara tersebut menolak dengan tegas segala bentuk intimidasi yang dilakukan oleh pihak Iran di wilayah tersebut.
Kecaman keras dilayangkan atas aksi serangan yang menyasar kedaulatan Kerajaan Arab Saudi dan negara Teluk lainnya.
Langkah provokatif ini dinilai telah melampaui batas toleransi dalam hubungan antarnegara di kawasan Timur Tengah.
"Menegaskan kembali sikap pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang menolak dan mengecam tindakan terang-terangan Iran yang melakukan penyerangan terhadap Arab Saudi, negara-negara teluk lainnya, serta negara-negara Arab dan Islam sahabat," kata Dubes Faisal dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Faisal bin Abdullah Al-Amudi menjelaskan bahwa rentetan kejadian ini telah memberikan dampak yang sangat sistemik.
Banyak kerugian yang harus ditanggung, mulai dari kerusakan infrastruktur hingga ancaman nyata bagi nyawa manusia.
Tindakan tersebut dianggap sebagai pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip tetangga yang baik dan damai.
Baca Juga: Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus
Seluruh norma internasional serta hukum antarnegara seolah diabaikan dalam serangkaian aksi agresi tersebut.
"Kami juga sekali lagi menegaskan penolakan dan kecaman atas dampak bahaya akibat serangan ini terhadap stabilitas politik kawasan, terutama yang mengarah kepada Kerajaan Arab Saudi," ucapnya.
Dubes Faisal menyoroti bahwa ketenangan di wilayah Arab saat ini sedang berada dalam posisi yang sangat rentan.
Setiap serangan yang terjadi memicu reaksi berantai yang merugikan banyak pihak di sekeliling wilayah konflik.
Pemerintah Saudi sendiri terus berupaya menggunakan pendekatan yang bijaksana dalam merespons setiap bentuk provokasi.
Meskipun mengutamakan perdamaian, Arab Saudi tidak akan tinggal diam jika kedaulatan mereka terus diusik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas