- Pemerintah mengkaji kebijakan WFH satu hari per pekan, setelah rapat menteri yang dipimpin Menko Perekonomian dan Menko PMK.
- Mendagri Tito Karnavian yakin kebijakan ini tidak bermasalah karena Indonesia memiliki pengalaman sebelumnya saat pandemi Covid-19.
- Pengumuman resmi dan surat edaran akan dikeluarkan setelah adanya arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Suara.com - Rencana bekerja dari rumah atau WFH untuk satu hari dalam sepekan terus dikaji. Pemerintah berkeyakinan penerapan kebijakan tersebut tidak akan menimbulkan persoalan.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan sejumlah menteri bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menko PMK Pratikno melakukan rapat selama tiga sampai empat jam, salah satunya mengkaji kebijakan WFH.
Kendati demikian, keputusan resmi mengenai penerapan kebijakan WFH satu hari dalam sepekan belum diambil. Tito menegaskan pengumuman akan disampaikan setelah ada arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
Tito menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan terkait WFH bila sudah diumumkan secara resmi.
"Setelah itu nanti baru kita akan membuat surat edaran. Ada MenPAN membuat surat edaran, saya membuat surat edaran untuk daerah. Kemudian nanti ada Menteri Pendidikan tentang pendidikan, Menteri apa, Dikti nanti juga membuat surat edaran tentang dikti, dan lain-lain," kata Tito di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Tito menilai penerapan kebijakan satu hari WFH dalam sepekan tidak masalah. Mengingat Indonesia punya pengalaman ketika menerapkan kebijakan serupa pada pandemi Covid-19.
"Nggak masalah kalau saya. Saya yakin nggak akan masalah karena ini bukan pengalaman pertama ini," tutur Tito.
"Ini pada waktu zaman Covid itu kan WFH bahkan sempat hanya WFO-nya hanya 25 persen. Kemendagri itu 25 persen, WFO jalan juga. Jadi, bukan sesuatu yang baru, tapi kita punya pengalaman," lanjutnya.
Meski meyakini tidak ada masalah, Tito menyadari sejumlah wilayah yang kini dipimpin kepala daerah baru sehingga perlu penjelasan lebih terkait penerapan WFH satu hari dalam sepekan.
Baca Juga: WFH Hemat BBM Setelah Lebaran Mulai Kapan? Ini Aturan Lengkapnya
"No problem. Ya, pemda juga ada banyak pengalaman cuma mungkin karena daerah ini ada kepala daerah baru, nanti saya akan kasih penjelasan pada mereka. Hal-hal yang esensial seperti angkutan, kemudian yang melayani emergensi, rumah sakit, kebersihan harus tetap jalan," kata Tito.
Berita Terkait
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
WFH Hemat BBM Setelah Lebaran Mulai Kapan? Ini Aturan Lengkapnya
-
BBM Stabil Tapi WFH Digalakkan? Pakar UGM Minta Pemerintah Jujur Soal Kebijakan Kontroversial Ini
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah