- Pertemuan Megawati dan Prabowo di Istana Merdeka pada 19 Maret dimediasi oleh Sufmi Dasco Ahmad sebagai aktor intelektual utama.
- Manuver Dasco dinilai sebagai diplomasi elite strategis untuk merespons tantangan geopolitik dan menstabilkan politik dalam negeri.
- Aksi ini bertujuan mengatasi sekat politik dan sejarah panjang kedua tokoh demi kepentingan persatuan nasional yang lebih besar.
Suara.com - Di balik pertemuan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, jelang Idul Fitri 1447H, terdapat nama Sufmi Dasco Ahmad yang mencuat sebagai aktor intelektual.
Dasco, sebagai Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, disebut sebagai "jembatan" komunikasi dan pertemuan yang digelar hari Kamis 19 Maret itu.
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni politik biasa. Di mata publik, kehadiran Megawati di Istana untuk menemui Prabowo membawa pesan kuat tentang pentingnya persatuan nasional.
Langkah ini dinilai sebagai respons strategis terhadap berbagai tantangan global yang mulai berdampak pada stabilitas dalam negeri.
Namun, yang menarik perhatian para analis adalah bagaimana proses di balik layar yang melibatkan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, sebagai motor penggerak utama.
Peran Strategis Dasco dalam Menembus Sekat Politik
Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, memberikan sorotan khusus terhadap manuver yang dilakukan oleh Dasco.
Menurutnya, keberhasilan mempertemukan dua pemimpin dengan basis massa besar dan sejarah politik yang panjang merupakan bukti kematangan diplomasi elite.
Amir menilai bahwa Dasco telah menunjukkan kualitas sebagai politisi yang mampu menempatkan kepentingan negara di atas segalanya.
Baca Juga: Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel
“Dasco sebagai arsitek pertemuan itu, menunjukkan ada kematangan kesadaran geopolitik. Pertemuan itu mempunyai arti penting dalam politik nasional, saat situasi internasional memanas," kata Amir Hamzah, Rabu (25/3/2026).
Lebih lanjut, posisi Dasco yang berada di lingkar utama kekuasaan sekaligus memiliki akses komunikasi yang cair ke berbagai faksi politik, menjadikannya figur "penyambung lidah" yang efektif.
Kemampuan Dasco dalam menjembatani komunikasi lintas kepentingan politik, dinilai krusial untuk menembus sekat-sekat yang selama ini dianggap menghambat proses rekonsiliasi nasional pasca-kontestasi politik.
Operasi Stabilisasi Politik di Tengah Gejolak Global
Pertemuan Megawati dan Prabowo di Istana Merdeka tidak bisa dilepaskan dari konteks geopolitik saat ini.
Amir Hamzah melihat momen ini sebagai bagian dari strategi intelijen tingkat tinggi untuk menjaga ketahanan nasional.
Tag
Berita Terkait
-
Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sambut SBY hingga Jokowi di Istana Negara
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Momen Didit Anak Presiden Prabowo Dapat Kejutan Kue Ultah dari Megawati dan Puan Maharani
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta
-
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes
-
'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode
-
Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?
-
Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?
-
Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya
-
Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo
-
Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan
-
Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026