- Pertemuan Megawati dan Prabowo di Istana Merdeka pada 19 Maret dimediasi oleh Sufmi Dasco Ahmad sebagai aktor intelektual utama.
- Manuver Dasco dinilai sebagai diplomasi elite strategis untuk merespons tantangan geopolitik dan menstabilkan politik dalam negeri.
- Aksi ini bertujuan mengatasi sekat politik dan sejarah panjang kedua tokoh demi kepentingan persatuan nasional yang lebih besar.
Dalam pandangannya, ketegangan internasional memerlukan fondasi internal yang sangat solid agar Indonesia tidak mudah terombang-ambing.
“Dunia saat ini sedang tak stabil. Indonesia tidak boleh terpecah belah, itu kuncinya. Maka, simbol-simbol politik harus disatukan sebagai kekuatan politik nasional. Dasco tampaknya membaca momentum itu," kata dia.
Langkah ini disebut sebagai sebuah "operasi stabilisasi politik" yang dilakukan secara halus namun memiliki dampak yang sangat efektif.
Dengan menyatukan dua kutub besar yang selama ini menjadi simbol kekuatan politik di Indonesia, potensi gesekan di akar rumput dapat diminimalisir.
Kehadiran Dasco sebagai pengatur ritme pertemuan memastikan bahwa setiap pesan yang disampaikan memiliki resonansi yang positif bagi pasar dan stabilitas keamanan nasional.
Melampaui Ego dan Sejarah Politik
Menyatukan Megawati dan Prabowo bukanlah perkara mudah. Keduanya memiliki dimensi historis yang panjang, mulai dari masa kerja sama hingga periode persaingan yang ketat.
Proses ini membutuhkan tingkat kepercayaan (trust) yang sangat tinggi, sesuatu yang berhasil dibangun oleh Dasco melalui komunikasi intensif yang jauh dari hiruk-pikuk kamera media.
Amir Hamzah menegaskan, apa yang dilakukan Dasco adalah upaya mengatasi hambatan-hambatan psikologis dan politik yang kompleks.
Baca Juga: Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel
Rekonsiliasi ini bukan sekadar pembagian kursi atau koalisi praktis, melainkan penyamaan visi besar untuk masa depan Indonesia.
“Jadi, pertemuan itu bukan sekadar politik praktis, ini soal sejarah dan kepentingan besar kebangsaan," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sambut SBY hingga Jokowi di Istana Negara
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Momen Didit Anak Presiden Prabowo Dapat Kejutan Kue Ultah dari Megawati dan Puan Maharani
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat