- Kecelakaan pesawat Air Canada di LaGuardia terjadi Minggu malam, menewaskan pilot dan melukai 40+ orang akibat menabrak truk pemadam.
- Investigasi NTSB menunjukkan gangguan komunikasi radio dan izin truk melintas terjadi sebelum tabrakan saat pendaratan.
- Truk pemadam tidak memiliki transponder, dan terdapat kejanggalan mengenai identitas pengontrol lalu lintas darat saat insiden.
Suara.com - Penyelidikan awal mengungkap momen krusial sebelum kecelakaan fatal pesawat Air Canada di LaGuardia Airport, New York, awal pekan ini.
Otoritas penerbangan Amerika Serikat melalui National Transportation Safety Board (NTSB) alias KNKT AS membeberkan rekaman kokpit yang menunjukkan bagaimana penerbangan berubah dari normal menjadi tragedi hanya dalam tiga menit.
Insiden yang terjadi Minggu malam itu menewaskan pilot dan kopilot, serta melukai lebih dari 40 orang.
Pesawat Air Canada dilaporkan menabrak truk pemadam kebakaran saat proses pendaratan di landasan pacu.
Penyelidik senior NTSB, Doug Brazy, menjelaskan kronologi detail dari komunikasi terakhir hingga tabrakan terjadi.
“Dalam tiga menit terakhir, semua prosedur terlihat normal hingga mendekati detik-detik akhir,” ujarnya dalam konferensi pers seperti dilansir dari NY Post.
Rekaman menunjukkan pesawat telah mendapat izin mendarat di Runway 4 dan berada dalam kondisi stabil.
Awak kabin bahkan telah menyelesaikan checklist pendaratan dan menerima sinyal ketinggian secara bertahap dari sistem peringatan otomatis.
Namun situasi berubah cepat ketika komunikasi radio terganggu.
Baca Juga: Ini Identitas Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Air Canada, Mimpinya Berakhir di Landasan Pacu
“Ada transmisi yang saling menumpuk, sehingga pesan penting tidak terdengar jelas,” kata Brazy. Dalam waktu bersamaan, sebuah truk pemadam meminta izin melintasi landasan.
Menara pengawas sempat memberikan izin kepada kendaraan tersebut untuk melintas.
Hanya beberapa detik sebelum pesawat menyentuh landasan, pengawas menyadari bahaya dan berulang kali memerintahkan, “Stop, stop!”
Sayangnya, peringatan itu diduga tidak terdengar oleh pengemudi truk.
Dalam hitungan detik, pesawat yang melaju sekitar 105 mph menghantam kendaraan tersebut, memicu ledakan dan kerusakan parah.
Ketua NTSB, Jennifer Homendy, mengungkap adanya sejumlah kejanggalan serius.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar