- Pemprov DKI Jakarta membantah informasi penggunaan kendaraan dinas berpelat B saat mudik Lebaran; kendaraan itu milik instansi lain.
- BPAD DKI Jakarta memastikan kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai aset Pemprov setelah penelusuran sistem administrasi pada Rabu (25/3/2026).
- Inspektorat DKI siap memberikan sanksi bagi ASN yang melanggar aturan penggunaan kendaraan dinas selama masa libur Lebaran.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait penggunaan kendaraan dinas berpelat B saat arus mudik Lebaran tidak benar.
Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta, Faisal Syafruddin, menyampaikan bahwa kendaraan yang dimaksud bukan milik Pemprov DKI Jakarta.
“Terkait laporan tersebut, kendaraan yang dimaksud bukan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melainkan milik instansi lain. Adapun kebijakan penggunaan kendaraan dinas merupakan kewenangan masing-masing instansi,” kata Faisal dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran melalui sistem administrasi kendaraan dinas pada Rabu (25/3/2026). Berdasarkan hasil pengecekan menggunakan aplikasi e-KDO, kendaraan dengan ciri-ciri yang dilaporkan dipastikan tidak terdaftar sebagai aset Pemprov DKI.
Faisal juga menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta menerapkan aturan ketat terkait penggunaan kendaraan dinas operasional selama masa libur Lebaran di seluruh perangkat daerah.
Sementara itu, Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma, memastikan pihaknya siap memberikan sanksi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti melanggar aturan penggunaan kendaraan dinas.
“Jika terbukti terjadi pelanggaran, sanksi akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Dhany.
Ia menambahkan, pengawasan dilakukan melalui pemanggilan serta klarifikasi terhadap pihak terkait, termasuk penelusuran nomor pelat kendaraan oleh tim internal.
Adapun sanksi mengacu pada sejumlah regulasi yang berlaku, mulai dari teguran moral hingga pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP).
Baca Juga: "Berburu" Saldo Lebaran, Link DANA Kaget Bikin Hari Raya Makin Berlimpah Rejeki
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga telah melakukan audit terhadap seluruh perangkat daerah untuk memastikan kendaraan dinas tidak digunakan selama libur Lebaran dan tetap berada di lokasi yang telah ditentukan.
(Antara)
Berita Terkait
-
"Berburu" Saldo Lebaran, Link DANA Kaget Bikin Hari Raya Makin Berlimpah Rejeki
-
Tol Banyumanik Dipadati Arus Balik Menuju Jakarta
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Identik dengan Maaf-Maafan, Ini Makna Asli Idulfitri yang Jarang Disadari
-
Terpopuler: 7 Bedak Tabur yang Bagus, WFH Hemat BBM Mulai Kapan?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus