News / Nasional
Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB
Ilustrasi arus balik macet (freepik)
Baca 10 detik
  • Total 262.128 kendaraan melintas Ruas Gempol–Pasuruan selama periode Lebaran 11–24 Maret 2026.
  • Volume lalu lintas naik 2,35% dibanding kondisi normal, fokus peningkatan signifikan terjadi di GT Pasuruan dan Bangil.
  • PT JGP mengimbau pengguna jalan memastikan kondisi kendaraan prima dan menyiapkan saldo uang elektronik sebelum melintas.

Suara.com - Lonjakan arus kendaraan selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 di Ruas Gempol–Pasuruan menunjukkan pola pergerakan yang cenderung menguat ke arah wilayah Pasuruan dan sekitarnya.

PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) mencatat total volume lalu lintas (lalin) kendaraan yang melintas pada periode H-10 hingga H+4 Idul Fitri 1447 Hijriah atau 11–24 Maret 2026 mencapai 262.128 kendaraan.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan kondisi normal yang tercatat sebanyak 256.110 kendaraan, serta lebih tinggi dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya yang mencapai 238.850 kendaraan.

“Volume yang melintasi tol Gempol-Pasuruan naik 2,35 persen dibandingkan kondisi normal,” kata General Manager Teknik dan Operasi JGP di Surabaya, Rabu.

Jika ditelusuri lebih dalam, peningkatan signifikan terlihat di sejumlah gerbang tol (GT), terutama di GT Pasuruan dan GT Bangil. Di GT Pasuruan, arus keluar tercatat 61.921 kendaraan atau naik 11,55 persen dari kondisi normal, sementara arus masuk mencapai 64.475 kendaraan atau meningkat 9,31 persen.

Kondisi serupa terjadi di GT Bangil. Arus keluar mencapai 25.628 kendaraan atau naik 16,43 persen dibandingkan lalu lintas normal, sedangkan arus masuk tercatat 25.700 kendaraan atau meningkat 9,84 persen.

Sebaliknya, penurunan cukup tajam terjadi di GT Rembang. Arus keluar hanya mencapai 16.896 kendaraan atau turun 28,25 persen dari kondisi normal, sementara arus masuk tercatat 16.525 kendaraan atau turun 28,57 persen.

Di GT Grati, arus keluar justru meningkat menjadi 21.481 kendaraan atau naik 15,29 persen. Namun, arus masuk mengalami sedikit penurunan menjadi 29.502 kendaraan atau turun 4,50 persen dibandingkan kondisi normal.

Data ini menunjukkan adanya pergeseran pola distribusi kendaraan selama Lebaran, dengan peningkatan mobilitas di titik-titik tertentu yang menjadi jalur favorit pemudik.

Baca Juga: Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Menghadapi tingginya mobilitas tersebut, JGP mengingatkan pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Pengendara diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima, mengisi bahan bakar dan daya kendaraan, serta menyiapkan saldo uang elektronik yang cukup.

Selain itu, pengguna jalan juga diimbau untuk beristirahat di tempat yang telah disediakan apabila merasa lelah selama perjalanan, guna menjaga keselamatan di jalan tol.

Load More