- Garda Revolusi Iran merilis video yang mengeklaim jatuhnya jet tempur F/A-18 AS akibat tembakan sistem pertahanan udara domestik mereka.
- CENTCOM membantah keras klaim tersebut dan memastikan tidak ada satu pun pesawat tempur berawak milik AS yang ditembak jatuh oleh pihak Iran.
- Posisi Donald Trump semakin tertekan oleh kritik dari dalam negeri seiring dengan meningkatnya jumlah tentara AS yang tewas selama konflik ini berlangsung.
Suara.com - Publik kembali digemparkan oleh rilis video terbaru dari Garda Revolusi Iran (IRGC) yang mengeklaim telah menembak jatuh sebuah armada udara milik Amerika Serikat.
Insiden penembakan Pesawat Tempur F/A-18 yang beroperasi di sekitar kawasan Selat Hormuz ini diprediksi akan membuat posisi Presiden Donald Trump semakin tersudut.
Pasalnya, panglima tertinggi Militer Amerika Serikat tersebut kini tengah menghadapi gelombang kritik tajam dari dalam negerinya sendiri akibat banyaknya tentara yang tewas dalam konflik ini.
Dalam rekaman visual yang baru saja dipublikasikan, terlihat jelas detik-detik saat sebuah jet tempur kehilangan ketinggian dan meluncur deras tak terkendali ke arah daratan.
Otoritas militer Teheran menegaskan bahwa pesawat asing tersebut sengaja ditargetkan oleh sistem pertahanan udara produksi dalam negeri lantaran dituduh melanggar batas wilayah udara mereka.
Publik AS kini menanti respons dari sang presiden jika nantinya terbukti ada korban jiwa dari pihak awak pesawat yang jatuh tersebut.
Di sisi lain, Komando Pusat AS (CENTCOM) langsung mengeluarkan bantahan keras terkait klaim visual yang disebarkan oleh pihak musuh.
"Tidak ada pesawat tempur AS yang ditembak jatuh oleh Iran," sebagaimana dikutip dari Haberler, Kamis (26/3/2026).
Polemik mengenai kerugian armada udara selama operasi militer pada bulan Maret 2026 ini memang menghadirkan dua narasi yang saling bertolak belakang.
Baca Juga: AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan
Pihak Iran sebelumnya juga sempat mengeklaim telah sukses menjatuhkan sebuah jet siluman F-35 yang dituding menerobos kedaulatan udara mereka.
Selain itu, mereka juga mengaku telah menembak jatuh jet tempur F-15 saat mengudara di atas kawasan perairan strategis Timur Tengah dan membagikan rekaman kejatuhannya.
Sebaliknya, pihak Washington bersikeras menyatakan bahwa tidak ada satu pun jet tempur berawak mereka yang berhasil dijatuhkan oleh serangan Teheran selama operasi berlangsung.
Berdasarkan data kerugian yang telah dikonfirmasi sejauh ini, AS tercatat kehilangan 12 unit pesawat tak berawak MQ-9 Reaper akibat serangan langsung dari pihak Iran.
Sementara itu, untuk armada udara berawak, AS kehilangan tiga unit jet tempur F-15E akibat insiden salah tembak oleh sistem pertahanan udara Kuwait.
Kerugian lainnya mencakup jatuhnya satu unit pesawat tanker pengisi bahan bakar KC-135 di wilayah udara Irak yang diklaim murni akibat malfungsi teknis.
Berita Terkait
-
Iran Pertimbangkan Usulan Damai AS, Tapi Tolak Negosiasi Langsung!
-
Syarat Kesepakatan Damai, Iran Minta Penghentian Serangan ke Hizbullah di Lebanon
-
Israel Panik! Donald Trump akan Setop Perang Meski Tanpa Deal dengan Iran
-
Sambut Rencana Operasi Darat AS, Iran Siapkan Jebakan Rantau dan Sistem Pertahanan Udara
-
AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan