News / Internasional
Kamis, 26 Maret 2026 | 15:39 WIB
Presiden Donald Trump mengklaim Teheran telah menyetujui tuntutan utama, yakni menghentikan ambisi senjata nuklir. [X/Potus]
Baca 10 detik
  • Amerika Serikat mengirim proposal damai 15 poin melalui Pakistan, berisi tuntutan pembongkaran nuklir Iran.
  • Sebagai imbalan, AS menawarkan pencabutan sanksi dan bantuan pengembangan nuklir sipil untuk Iran.
  • Iran secara resmi membantah negosiasi dan menuntut penutupan pangkalan militer AS sebagai balasan.

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat mengirim proposal damai berisi 15 poin kepada Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.

Presiden Donald Trump bahkan mengklaim Teheran telah menyetujui tuntutan utama, yakni menghentikan ambisi senjata nuklir.

“Mereka sudah setuju. Mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,” tegas Trump kepada wartawan seperti dilansir dari NY Post.

Proposal tersebut dikirim melalui Pakistan sebagai mediator. Utusan khusus AS, Steve Witkoff, bersama Jared Kushner, disebut mendorong gencatan senjata selama satu bulan untuk membuka jalan negosiasi lebih lanjut.

Rencana damai ini mencakup tuntutan keras terhadap Iran.

Di antaranya pembongkaran fasilitas nuklir seperti Natanz dan Fordo, penghentian pengayaan uranium, serta penyerahan stok uranium ke badan pengawas internasional.

Selain itu, Iran diminta menghentikan dukungan terhadap kelompok proksi di kawasan dan membatasi program rudalnya.

Sebagai imbalan, AS menawarkan pencabutan sanksi serta bantuan pengembangan nuklir sipil.

Namun, respons Teheran disebut jauh dari harapan.

Baca Juga: Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran

Pemerintah Iran menuntut penutupan pangkalan militer AS di kawasan Teluk dan kompensasi atas serangan sebelumnya.

Seorang pejabat AS menyebut tuntutan tersebut tidak masuk akal dan tidak realistis.

Sementara itu, Iran secara resmi membantah sedang bernegosiasi dengan Washington.

Di sisi lain, Gedung Putih menegaskan operasi militer tetap berlangsung.

“Operasi akan terus berjalan hingga tujuan tercapai,” kata juru bicara Karoline Leavitt.

Berikut isi proposal damai AS kepada Iran:

Load More