- Amerika Serikat mengirim proposal damai 15 poin melalui Pakistan, berisi tuntutan pembongkaran nuklir Iran.
- Sebagai imbalan, AS menawarkan pencabutan sanksi dan bantuan pengembangan nuklir sipil untuk Iran.
- Iran secara resmi membantah negosiasi dan menuntut penutupan pangkalan militer AS sebagai balasan.
Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat mengirim proposal damai berisi 15 poin kepada Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.
Presiden Donald Trump bahkan mengklaim Teheran telah menyetujui tuntutan utama, yakni menghentikan ambisi senjata nuklir.
“Mereka sudah setuju. Mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,” tegas Trump kepada wartawan seperti dilansir dari NY Post.
Proposal tersebut dikirim melalui Pakistan sebagai mediator. Utusan khusus AS, Steve Witkoff, bersama Jared Kushner, disebut mendorong gencatan senjata selama satu bulan untuk membuka jalan negosiasi lebih lanjut.
Rencana damai ini mencakup tuntutan keras terhadap Iran.
Di antaranya pembongkaran fasilitas nuklir seperti Natanz dan Fordo, penghentian pengayaan uranium, serta penyerahan stok uranium ke badan pengawas internasional.
Selain itu, Iran diminta menghentikan dukungan terhadap kelompok proksi di kawasan dan membatasi program rudalnya.
Sebagai imbalan, AS menawarkan pencabutan sanksi serta bantuan pengembangan nuklir sipil.
Namun, respons Teheran disebut jauh dari harapan.
Baca Juga: Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran
Pemerintah Iran menuntut penutupan pangkalan militer AS di kawasan Teluk dan kompensasi atas serangan sebelumnya.
Seorang pejabat AS menyebut tuntutan tersebut tidak masuk akal dan tidak realistis.
Sementara itu, Iran secara resmi membantah sedang bernegosiasi dengan Washington.
Di sisi lain, Gedung Putih menegaskan operasi militer tetap berlangsung.
“Operasi akan terus berjalan hingga tujuan tercapai,” kata juru bicara Karoline Leavitt.
Berikut isi proposal damai AS kepada Iran:
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Viral Akal Bulus Maling Motor di Pesanggrahan: Ngaku Lupa Usai Khianati Teman Sendiri!
-
Peneliti UGM: Mundurnya Kabais TNI Indikasi Kuat Keterlibatan Institusi dalam Kasus Andrie Yunus
-
Polri Pegang Bukti, TNI Tahan Tersangka, Kemenham Endus Anomali Hukum Kasus Andrie Yunus
-
7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV
-
Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kubangan Air Limbah Pemotongan Hewan Ternak Cengkareng
-
Gus Ipul Pecat PNS Kemensos Meski Data Absen Selalu Hadir, Ternyata Ini Triknya!
-
Penumpang Whoosh Naik 11 Persen saat Lebaran 2026, Tembus 224 Ribu hingga H+3
-
2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?
-
Celios: Konversi Motor Listrik Tingkatkan Efisiensi Energi dan Ekonomi Lokal
-
3 Pendamping PKH Kemensos Dipecat, Gus Ipul Sentil ASN Sia-siakan Kesempatan