- Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mempertahankan penerimaan tenaga medis Kuba meski ada tekanan kuat dari Amerika Serikat.
- Keputusan Meksiko ini bertujuan strategis mengatasi kekurangan dokter di daerah terpencil Meksiko sejak tahun 2022.
- Amerika Serikat menuduh program medis Kuba sebagai eksploitasi dan mengancam sanksi bagi negara yang tetap bekerja sama.
Suara.com - Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menegaskan negaranya akan terus menerima tenaga medis dari Kuba meski mendapat tekanan kuat dari Presiden AS, Donald Trump.
Menurut Sheinbaum, keputusan tersebut sebagai langkah strategis demi menjaga layanan kesehatan, terutama di daerah terpencil.
Dalam konferensi pers di Mexico City, Sheinbaum memuji kontribusi dokter Kuba yang telah bekerja sejak 2022.
“Kami memiliki perjanjian yang sangat baik dan ini sangat membantu kami,” ujarnya dilansir dari Aljazeera.
Sheinbaum menekankan bahwa kerja sama bilateral tersebut memberi manfaat nyata bagi Meksiko.
“Sulit mendapatkan dokter dan spesialis Meksiko untuk bertugas di daerah pedesaan, sementara dokter Kuba bersedia bekerja di sana,” kata Sheinbaum.
Langkah Meksiko ini berseberangan dengan kebijakan Amerika Serikat yang ingin memutus program medis Kuba di berbagai negara.
Washington bahkan membuka peluang sanksi bagi negara yang tetap menjalin kerja sama tersebut.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menuding program itu sebagai bentuk eksploitasi.
Baca Juga: Isi Lengkap 15 Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini
“Pada dasarnya ini adalah perdagangan manusia,” ujarnya.
Rubio juga mengklaim tenaga medis Kuba tidak mendapatkan bayaran layak dan kebebasan mereka dibatasi.
“Pergerakan mereka dikontrol ketat, dan negara-negara harus sadar apa yang mereka dukung,” tegasnya.
Di sisi lain, Kuba membela program ini sebagai bentuk solidaritas internasional sekaligus sumber pemasukan penting.
Negara itu telah lama mengirim tenaga medis ke berbagai belahan dunia, terutama wilayah dengan akses kesehatan terbatas.
Tekanan AS terhadap Kuba meningkat sejak pemerintahan Donald Trump kembali berkuasa. Washington mendorong isolasi ekonomi lebih jauh, termasuk ancaman tarif terhadap mitra dagang Kuba.
Berita Terkait
-
Isi Lengkap 15 Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini
-
2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?
-
Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran
-
Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran
-
Netanyahu Sentil Trump soal Iran, Hubungan AS-Israel Memanas
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Berlaku Mulai Hari ini, Cek 9 Ruas Tol yang Dapat Diskon Tarif 30 Persen
-
Pemimpin Hizbullah: Tak Ada Damai untuk Israel, Kami Akan Terus Bertempur!
-
Kirim Surat ke Komisi III DPR, MAKI Minta Ada Panja untuk Usut Masalah Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Viral Akal Bulus Maling Motor di Pesanggrahan: Ngaku Lupa Usai Khianati Teman Sendiri!
-
Peneliti UGM: Mundurnya Kabais TNI Indikasi Kuat Keterlibatan Institusi dalam Kasus Andrie Yunus
-
Isi Lengkap 15 Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini
-
Polri Pegang Bukti, TNI Tahan Tersangka, Kemenham Endus Anomali Hukum Kasus Andrie Yunus
-
7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV
-
Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kubangan Air Limbah Pemotongan Hewan Ternak Cengkareng
-
Gus Ipul Pecat PNS Kemensos Meski Data Absen Selalu Hadir, Ternyata Ini Triknya!